BatamNow.com – Sepulang dari retret kepala daerah di Akmil Magelang, Wali Kota (Wako) Batam Amsakar Achmad menyampaikan empat poin penting dalam sambutannya saat tiba di Bandara Hang Nadim, Sabtu (01/03/2025).
Usai prosesi penyambutannya bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra yang dihadiri ratusan warga Batam, poin pertama disampaikan Amsakar adalah pujian kepada masyarakat yang dinilai telah matang berpolitik.
Itu, katanya, terlihat dari proses transisi kepemimpinan yang berjalan lancar dari periode Muhammad Rudi – Amsakar Achmad kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, periode 2025-2030.
“Alhamdulillah transisi kepemimpinan itu berjalan dengan baik, berjalan dengan sukses. Itu semua karena kematangan masyarakat Batam dalam berpolitik,” katanya, disambut tepuk tangan warga yang hadir di Gedung VVIP Bandara Hang Nadim.
Ia mengajak agar semua pihak move on dari keriuhan kontestasi politik Pilkada 2024, pun jangan lagi mengungkit ‘dosa’ pihak yang berseberangan sikap politik.
“Momentum sekarang dan ke depan ini adalah, bagaimana kita semua solid, kita semua bersatu, karena berjalan secara kolektif, berjalan secara bersama, solid, utuh, tidak ada satu pun pertentangan di dalamnya, insya Allah akan membuat lompatan-lompatan yang lebih dahsyat lagi bagi Kota Batam ini,” ucapnya.

Kedua, tak lupa ia menghaturkan terima kasih atas penyambutan yang begitu antusias dari masyarakat Kota Batam.
Selanjutnya, Amsakar mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa yang dimulai bertepatan dengan ketibaan mereka di Batam.
“Kami berdua mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan, selamat datang bulan Ramadan, selamat datang bulan ampunan, ayo kita jadikan energi Ramadan ini untuk membersihkan hati kita. Kita jadikan energi Ramadan ini untuk meningkatkan amal dan takwa kita. Kita jadikan energi Ramadan ini untuk menumbuhsuburkan silaturahmi di antara kita,” jelas Amsakar yang berdiri bersampingan dengan Li Claudia.
Poin keempat disampaikan Amsakar, terkait penyelenggaraan pemerintahan di Pemko batam maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam yang ia dan Li Claudia pimpin juga masing-masing sebagai ex-officio Kepala BP Batam dan ex-officio Wakil Kepala BP Batam.
“Dan yang keempat, soal-soal yang berkenaan dengan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah, tugas-tugas yang ada di badan otorita Batam, tunggu saja momentumnya akan kita sampaikan,” terangnya.
Penyelenggaraaan pemerintahan di Batam, lanjutnya, akan diselaraskan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sebagaiman menjadi fokus retret kepala daerah se-Indonesia yang diselenggarakan pada 21-27 Februari 2025 di Magelang.
“Prinsipnya, retret kemarin itu adalah mempertemukan gagasan besar pak presiden agar terimplementasikan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Disebutkan, kalau seluruh gubernur berjalan serentak, kalau seluruh kabupaten berjalan sama, kalau kabupaten/kota juga memaknainya sama, insya Allah tidak begitu lama lagi akan ada perubahan yang baik bagi negeri yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Amsakar sebelumnya mengikuti retret kepala daerah pada 21-28 Februari. Sementara Li Claudia, menyusul untuk retret wakil kepala daerah pada 27-28 Februari.
Retret yang diadakan pemerintah ini difokuskan pada peningkatan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan para pemimpin daerah yang baru.
Retret diisi tiga materi utama, mulai dari pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepala daerah, arahan strategis terkait dengan Asta Cita oleh para menteri, serta pembekalan kepemimpinan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). (red)

