BatamNow.com – Pencanangan Vaksinasi di Kota Batam tahap pertama diawali dengan penyuntikan vaksin kepada 20 orang yang dilaksanakan di panggung Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (15/01/2021).
Seremonial vaksinasi ini terdiri dari pejabat eksekutif, TNI/ Polri, pengusaha, tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Sesuai rencana, Wali Kota Muhammad Rudi akan menjadi orang pertama yang divaksinasi Covid-19 di Kota Batam.
Rudi mengikuti langkah-langkah untuk vaksinasi sebagaimana ditentukan oleh panitia. Namun pada saat pemeriksaan tekanan darah, menunjukkan kondisi tubuhnya tidak memungkinkan untuk menerima suntikan Vaksin Covid-19.
Pasalnya, tekanan darah Rudi saat itu menunjukkan angka 145 sehingga tidak bisa divaksinasi.

Tak puas, selang setengah jam Rudi pun meminta untuk dicek kembali. Tekanan darahnya tak turun, akhirnya Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad masuk untuk menjalani prosedur vaksinasi seperti yang dilakukan Rudi.
Amsakar diperiksa kondisi tubuhnya dan dinyatakan memenuhi kriteria untuk disuntik Vaksin Covid-19. Amsakar pun menjadi orang pertama yang divaksinasi di Kota Batam.
“Perasaan saya biasa saja, suntikannya seperti digigit semut. Kan sudah lumrah, dulu waktu mau naik haji divaksinasi juga. Untuk persiapan sebelumnya hanya tidur yang cukup dan menyempatkan diri menyantap sarapan,” ujar Amsakar usai menerima suntikan Vaksin Covid-19.
Dari total 20 calon penerima Vaksin Covid-19 yang dijadwalkan pada kegiatan itu, hanya 17 yang telah berhasil divaksinasi.
“3 orang calon penerima vaksin tidak bisa divaksinasi karena tekanan darahnya tinggi, termasuk Wali Kota Batam. Akan dijadwalkan ulang untuk vaksinasinya,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi.
Didi yang juga Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam menjelaskan bahwa vaksinasi tidak serta merta menghentikan total penyebaran virus Covid-19.
“66 persen orang yang divaksinasi akan terlindungi. Jika sebagian besar masyarakat sudah terlindungi, otomatis akan melindungi yang lainnya,” ujar Didi.
Tak lupa Didi mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan (protkes) 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.(Hendra)

