Warga Pulau Rempang Merasa Diintimidasi BP Batam, Minta Perlindungan Presiden Jokowi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Warga Pulau Rempang Merasa Diintimidasi BP Batam, Minta Perlindungan Presiden Jokowi

by BATAM NOW
16/Agu/2023 12:28
Kejagung Klarifikasi Tokoh Melayu Pulau Rempang yang Seolah Menghambat Investasi PT MEG

Tokoh masyarakat Pulau Rempang-Galang, Gerisman Ahmad (baju lengan panjang biru di tengah), didampingi perwakilan warga Rempang-Galang di Mapolda Kepri, Nongsa, Batam, Senin (07/08/2023). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Masyarakat adat Rempang-Galang meminta perlindungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena “ancaman” yang datang dan mereka rasakan, kini, adanya upaya intimidasi dari BP Batam.

Hal itu disampaikan Ketua Kerabat Masyarakat Adat Tempatan (KERAMAT) Gerisman Ahmad dalam press release-nya, hari ini, Rabu (16/08/2023).

KERAMAT menegaskan bahwa seluruh masyarakat adat Rempang-Galang sangat mendukung pembangunan Rempang Eco-City, untuk kemajuan pulau tersebut khususnya dan kemajuan Indonesia pada umumnya menuju Indonesia Emas tahun 2045.

“Bahwa tujuan dari pembangunan itu, pada dasarnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam konteks ini, salah satunya termasuk Proyek Strategis Nasional pembangunan pabrik kaca terbesar kedua di dunia di Pulau Rempang. Kemudian kami dari KERAMAT menuntut hak kami sebagai pemilik tanah turun temurun agar diganti untung yang layak untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Lahannya yang terkena lokasi pembangunan,” jelasnya.

Masyarakat Rempang-Galang (KERAMAT) juga tak mendapat pemberitahuan resmi dari Pemerintah melalui BP Batam, saat awal perencanaan pembangunan kawasan Rempang Eco-City, tetiba langsung sosialisasi titik pengembangan dan relokasi.

Baca Juga:  Polisi Datangi Rumah Gerisman Ahmad di Rempang, Warga Protes Keras Penjemputan

“Yang kami alami adalah kami sebagai pemilik sah Rempang-Galang mendapat intimidasi dari BP Batam dengan surat peringatan yang sudah tiga kali datang ke kami, dan kami juga mendapat panggilan dari Polda Kepri untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi tentang keberadaan kami di Pulau Rempang-Galang,” terangnya.

Warga Pulau Rempang dan sekitarnya menghadiri halalbihalal di Pantai Melayu, Kamis (11/05/2023). (F: BatamNow)

Warga merasa BP Batam memperlakukan mereka seolah-olah Pulau Rempang-Galang tak berpenghuni, bertindak arogan dan sewenang-wenang. “Padahal setahu kami, pemerintahan Presiden Joko Widodo adalah sangat menghormati rakyatnya,” ungkap Gerisman.

Untuk itu, Gerisman memohon agar Presiden Jokowi memberi atensi terhadap penderitaan yang mendera masyarakat adat Rempang-Galang kini.

“Kami memohon bapak Presiden untuk memperhatikan nasib kami, membela kami dengan memberikan ganti untung dan mendesak bapak Presiden untuk menindak bawahan bapak Presiden (BP Batam) yang melukai dan mencederai kemanusiaan kami di Pulau Rempang-Galang,” pintanya.

Gerisman menegaskan kembali, seluruh masyarakat adat di sana mendukung penuh pengembang kawasan Rempang Eco-City, sejauh hak dan martabat warga tempatan dihargai dalam kesetaraan kemanusiaan.

“Karena itu, kami tidak mau direlokasi kampung-kampung sejarah kami, jangan sampai hanya tinggal gambar dan namanya saja, kalaupun ada yang terkena sebagian dari itu hendaklah dilakukan dengan cara musyawarah mufakat yang baik,” pungkasnya. (*)

Berita Sebelumnya

“Festival Air Mancur” BP Batam Jelang 17-an Berpindah-pindah Seperti Pertunjukan Tong Setan

Berita Selanjutnya

Gubernur Ansar Kukuhkan Anggota Paskibraka 2023 Tingkat Provinsi Kepri

Berita Selanjutnya
Gubernur Ansar Kukuhkan Anggota Paskibraka 2023 Tingkat Provinsi Kepri

Gubernur Ansar Kukuhkan Anggota Paskibraka 2023 Tingkat Provinsi Kepri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com