Warga Rempang Rebut Kembali Haknya, Tim Terpadu Keluar dari Posko di Simpang Dapur Enam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Warga Rempang Rebut Kembali Haknya, Tim Terpadu Keluar dari Posko di Simpang Dapur Enam

by BATAM NOW
30/Agu/2024 15:18
Warga Rempang Rebut Kembali Haknya, Tim Terpadu Keluar dari Posko di Simpang Dapur Enam

Warga Pulau Rempang meminta kembali bangunan posko di Simpang Dapur Enam, yang dijadikan Posko Terpadu Rempang Eco-City, Jumat (30/08/2024). (F: Bobi)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Warga Pulau Rempang merebut kembali haknya yakni bangunan posko di Simpang Dapur Enam, Kelurahan Sembulang, yang diduduki sebagai Posko Tim Terpadu BP Batam untuk proyek Rempang Eco-City.

Posko ini dibangun dengan uang iuran warga yang menyisihkan pendapatan dari hasil panen sedikit demi sedikit.

Pada Jumat (30/08/2024) pagi, puluhan warga dari berbagai kampung mendatangi posko yang dikuasai oleh Tim Terpadu sejak pecahnya bentrok dengan aparat di Jembatan IV sebagai buntut penolakan relokasi.

Mereka datang membawa spanduk dan poster dengan narasi penolakan Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City. Tim Terpadu yang tengah berjaga di posko pun diberi penjelasan bahwa bangunan itu dibangun secara swadaya dari iuran warga.

“Kami masyarakat Rempang, hari ini mengambil hak kami yaitu pos yang telah diduduki BP Batam. Hari ini kami akan mengambilnya. Tolak relokasi! Bubarkan BP Batam!,” seru perwakilan warga Rempang.

Emak-emak Rempang juga menyampaikan kepada Tim Terpadu bahwa posko itu dulunya juga dipakai untuk berteduh oleh anak-anak mereka yang menunggu bus sekolah.

“Kasihan lho anak-anak kami yang biasa duduk di sini menunggu bus pergi sekolah. Sekarang anak-anak kami tuh di warung-warung sana nunggu, di jalan-jalan sana nunggu. Karena anak-anak kami takut dengan bapak-bapak yang ada di sini,” keluhnya.

Warga Rempang lainnya, Wadi mengatakan bahwa posko tersebut akhirnya bisa direbut kembali karena warga antarkampung di pulau tersebut semakin kompak.

“Nanti itu kami cat, kami rehab, kami baguskan,” ucapnya kepada BatamNow.com, Jumat (30/08/2024).

Dulu, katanya, posko itu digunakan warga sebagai Posyandu. Lalu dijadikan pos keamanan lingkungan, tempat warga berjaga. Itu sebelum diduduki Tim Terpadu.

Hari ini, posko terebut sudah kembali ke warga. “Sudah kita gembok. Mungkin 1 atau 2 hari ini akan kita cat,” jelasnya.

Petugas yang hadir di posko pada hari ini, memindahkan barang-barang mereka keluar posko. Proses pengosongan posko ini disaksikan warga. Aparat dari unsur TNI, Polri, Ditpam, Satpol PP, pegawai Kelurahan Sembulang dan RW Tanjung Banon juga hadir di lokasi. (D)

Berita Sebelumnya

Duta Besar Iran Temui Ketua MPR RI Bamsoet Terkait Kapal MT Arman 114 di Batam. Apa yang Dibicarakan?

Berita Selanjutnya

KM Dorolonda Gantikan KM Kelud, Penumpang dari Batam Tetap Terlayani

Berita Selanjutnya
KM Dorolonda Gantikan KM Kelud, Penumpang dari Batam Tetap Terlayani

KM Dorolonda Gantikan KM Kelud, Penumpang dari Batam Tetap Terlayani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com