Warga Rempang Salat Hajat Akbar di Jembatan IV, Mohon Keselamatan Kampung Tua dari Relokasi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Warga Rempang Salat Hajat Akbar di Jembatan IV, Mohon Keselamatan Kampung Tua dari Relokasi

05/Sep/2023 21:18
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Ratusan warga Pulau Rempang, Galang, menggelar salat hajat akbar di depan Jembatan IV Barelang, Selasa (05/09/2023) malam.

“Dengan niat yang ikhlas, agar kampung tok nek moyang kita dapat kiranya kita pertahankan,” kata Humas Kerabat Masyarakat Adat Tempatan (KERAMAT) Suardi sebelum salat hajat dimulai.

Pantauan BatamNow.com di lokasi, tempat salat hajat masuk ke areal Tanjung Kertang, posisinya di ruas kiri Jalan Trans Barelang sekitar 20 meter dari ujung Jembatan IV Barelang yang bernama Sultan Zainal Abidin itu.

Salat hajat bersama dimulai sekira pukul 20.50 WIB.

Ratusan warga Pulau Rempang, Galang, menggelar salat hajat akbar di depan Jembatan IV Barelang, Selasa (05/09/2023) malam. (F: BatamNow)

Tampak makmum dari kaum pria memenuhi saf di belakang imam dan kemudian kaum wanita yang didominasi emak-emak Rempang, Galang.

Hingga pukul 21.06, salat hajat yang dilanjutkan dengan pembacaan salawat masih berlangsung.

Salat hajat adalah ibadah sunnah yang dikerjakan seseorang untuk memohon agar Allah SWT mengabulkan hajat atau keinginannya.

Ratusan warga Pulau Rempang, Galang, menggelar salat hajat akbar di depan Jembatan IV Barelang, Selasa (05/09/2023) malam. (F: BatamNow)

Hingga kini, warga Rempang, Galang, yang diperkirakan sekitar 10 ribu jiwa, terancam direlokasi dari 16 kampung tua yang telah dihuni turun temurun bahkan sejak tahun 1834.

Baca Juga:  Ansar Dampingi Menko Perekonomian Tinjau KEK di Batam

Rencananya, lahan seluas 17.000 hektare di Rempang, Galang, bakal dikembangkan menjadi kawasan industri Rempang Eco-City oleh PT Makmur Elok Graha (MEG).

Warga Rempang, Galang, sejatinya menerima investasi yang masuk ke daerah mereka, namun tegas menolak relokasi.

Warga Rempang telah menempuh banyak cara untuk menyampaikan tuntutan mereka, utamanya penolakan relokasi 16 kampung tua. Mulai dari mendatangi Komnas HAM, DPR RI, DPD RI, bahkan lewat aksi unjuk rasa langsung di depan Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang berkunjung ke Kelurahan Sembulang di Pulau Rempang, Kecamatan Galang.

Kemudian pada Rabu (23/08), ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Melayu pun menggelar demo di depan Kantor BP Batam. Tuntutan utamanya tetap menolak relokasi 16 kampung tua di Pulau Rempang, Galang. (red)

Berita Sebelumnya

Sudah 13 Cabor Lolos, KONI Kepri Optimis 22 Cabor Lainnya Tambah Tiket ke PON 2024

Berita Selanjutnya

Dorong Digitalisasi Kearsipan Daerah, Pemprov Kepri Launching Srikandi dan Gerakan Kesatria

Berita Selanjutnya
Dorong Digitalisasi Kearsipan Daerah, Pemprov Kepri Launching Srikandi dan Gerakan Kesatria

Dorong Digitalisasi Kearsipan Daerah, Pemprov Kepri Launching Srikandi dan Gerakan Kesatria

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com