Warga Singapura Serbu SPBU Malaysia, Ini Sebab dan Kronologinya - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Warga Singapura Serbu SPBU Malaysia, Ini Sebab dan Kronologinya

07/Apr/2022 10:14
Warga Singapura Serbu SPBU Malaysia, Ini Sebab dan Kronologinya

Petronas. (F: Reuters)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pasca dibukanya pintu perbatasan Malaysia selebar-lebarnya sejak 1 April 2022 setelah penutupan dua tahun akibat pandemi, ribuan kendaraan warga Singapura berdatangan ke negara itu. Namun mereka tak tinggal lama melainkan kemudian kembali lagi ke negaranya di hari yang sama.

Ini akhirnya membuat pemerintah negeri Jiran khawatir. Kekhawatiran ini bukan tanpa sebab.

Mengutip Al-Arabiya, itu terkait pembelian bahan bakar minyak (BBM) Malaysia. Dikutip dari Strait Times, pemerintah Malaysia pun sudah menerima setidaknya tujuh komplain warga lokal mengenai mobil berpelat nomor asing yang mengisi RON 95 di SPBU setempat.

Bahkan dua SPBU di Johor, wilayah terdekat Singapura, tengah diinvestigasi, menurut Bernama. “Kita memfinalisasi investigasi,” kata Direktur Penindakan Perdagangan Domestik dan Konsumen, Seri Azman Adam.

Mengapa itu terjadi?

Malaysia diketahui memang menetapkan harga murah untuk BBM karena subsidi. Dalam data terbaru per akhir Maret 2022, bensin jenis RON 95, satu tingkat di atas Pertamax, dijual dengan harga sekitar RM 2 atau ± Rp 7 ribu per liter.

Untuk Diesel, harganya pun tidak jauh beda, dibanderol seharga RM 2,15 per liternya. Sementara oktan tertinggi RON 97 dijual seharga RM 3,83.

Rendahnya harga bahan bakar ini sendiri tidak lepas dari subsidi serta bantuan yang diberikan pemerintah terhadap bahan bakar. Malaysia mengeluarkan RM 2 miliar untuk bensin dan diesel.

Baca Juga:  Setrum Bright PLN Batam Padam Lagi, Warganet: Giliran Telat Bayar Langsung Diputus

Malaysia sendiri mengubah harga BBM setiap seminggu sekali dan biasanya berlaku per Kamis sore pukul 17.00 waktu setempat. Kualitas BBM paling rendah yang dijual yakni bensin dengan RON 95, lalu RON 97, dan Diesel.

Ini berbeda dengan Singapura. Harganya BBM bisa tiga kali lipat.

Mengutip data Singapura akhir Maret, RON 95 dijual SGD 3,05 atau sekitar Rp 32.341. Sedangkan RON 98 dihargai sekitar SGD 3,54 dolar Singapura.

Sebenarnya di Malaysia, penjualan ke kendaraan berpelat asing sudah dilarang sejak 2010. BBM bersubsidi itu hanya untuk penduduk Malaysia.

Dalam aturan UU Kontrol Pasokan 1961 dan Regulasi Kontrol Suplai 1974 mereka yang melanggar bisa dikenai denda hingga RM 1-2 juta dan penjara tiga tahun. Penjualan ditegaskan pemerintah bisa mengganggu pasokan dalam negeri.

Dalam Facebooknya, mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razik juga memperlihatkan foto bagaimana kendaraan asing mengisi BBM di SPBU lokal. Ia mengatakan jika warga asing mengisi 40 liter saja RON 95, maka kerajaan itu akan pasti akan rugi RM 68. (*)

   sumber: CNBC Indonesia
Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar Bertemu Menteri Perhubungan, Bahas Percepatan Sejumlah Proyek Strategis di Kepri

Berita Selanjutnya

6 Tips Bepergian ke Luar Negeri Saat Puasa Ramadan

Berita Selanjutnya
Bebas Masuk Singapura bagi Turis Sudah Divaksin Lengkap

6 Tips Bepergian ke Luar Negeri Saat Puasa Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com