Waspada RI, Muncul Varian Baru Covid-19 'IHU' - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Waspada RI, Muncul Varian Baru Covid-19 ‘IHU’

05/Jan/2022 07:27
Pemerintah Tegaskan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac Efektif Lawan Corona Baru

Penampakan varian Corona B117 dari mikroskop elektron. (F: NIAID)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Covid-19 dikabarkan memiliki varian baru lagi. Varian ‘IHU’ atau B.1640.2 ditemukan di Prancis dan mungkin memiliki 46 mutasi.

Dilansir CNBCIndonesia.com, hal ini diketahui dari laporan peneliti di Prancis Selatan, Institut IHU Mediterranee Infection. Setidaknya 12 kasus dilaporkan dan dikaitkan dengan perjalanan ke negara Afrika, Kamerun.

“Kami memang memiliki beberapa kasus varian baru ini di wilayah geografis Marseilles. Kami menamakannya ‘varian IHU’. Dua genom baru baru saja dikirimkan,” kata Philippe Colson, kepala dan profesor departemen yang menemukan varian tersebut, yang dikutip dari Business Insider, dikutip Rabu (05/01/2021).

Meski demikian, mengutip media NDTV, para peneliti mengatakan masih banyak hal perlu diketahui. Termasuk bagaimana varian ini berperilaku, sejauh mana infeksinya dan bagaimana perlindungan vaksin.

Secara rinci, studi soal IHU dimuat di jurnal pracetak MedRxiv pada 29 Desember 2021. Namun sebenarnya kasus IHU diidentifikasi sejak September 2021.

Menurut The Independent, IHU saat ini diberi label “variant under monitoring” atau masih diselidiki oleh WHO. Lembaga PBB itu sudah mempelajarinya sejak September 2021.

Baca Juga:  Koruptor Pengadaan Listrik Bandara Hang Nadim Batam, Diringkus Kejagung

Sementara itu, seorang epidemiolog Eric Feigl-Ding mengatakan bahwa varian baru akan terus muncul. Tetapi belum tentu akan lebih berbahaya.

“Ada banyak varian baru yang ditemukan sepanjang waktu, tetapi itu tidak berarti mereka akan lebih berbahaya. Apa yang membuat sebuah varian lebih terkenal dan berbahaya adalah kemampuannya untuk berkembang biak karena jumlah mutasi yang dimilikinya terkait dengan virus aslinya,” katanya dalam Twitter pribadinya. (*)

Berita Sebelumnya

Kasus Covid-19 Omicron di RI Naik Jadi 254 Orang

Berita Selanjutnya

Kadisperindag Kepri: Kenaikan Harga Hanya untuk LPG Non Subsidi, LPG Bersubsidi Harganya Tetap

Berita Selanjutnya
Kadisperindag Kepri: Kenaikan Harga Hanya untuk LPG Non Subsidi, LPG Bersubsidi Harganya Tetap

Kadisperindag Kepri: Kenaikan Harga Hanya untuk LPG Non Subsidi, LPG Bersubsidi Harganya Tetap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com