Welcome, Resesi Ekonomi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Welcome, Resesi Ekonomi

Mahfud MD : September 99,9 Persen Akan Terjadi Resesi Ekonomi di Indonesia

30/Agu/2020 12:35
Welcome, Resesi Ekonomi

Ilustrasi (dc)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow – Resesi. Kata ini sangat ditakuti banyak pihak. Kalimat yang terdiri dari enam huruf ini memiliki makna dan dampak besar terhadap sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Resesi sekaligus menjadi pintu masuk bagi sebuah bangsa pada masa sulit yang cukup panjang.

Secara teoritis sebuah bangsa dapat dikatakan resesi apabila secara berturut turut enam bulan terakhir (dua kali triwulan/Q-red) mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi. Di kawasan Asia Tenggara, Singapore sudah lebih dahulu mengalami resesi seiring kontraksi pertumbuhan ekonominya pada Q1/2020 dan Q2/2020.

Menurut Biro Riset Ekonomi Nasional atau NBER, resesi adalah periode jatuhnya kegiatan ekonomi yang berlangsung dalam kurun waktu beberapa bulan atau lebih. Dalam kata lain, suatu negara baru bisa dianggap memasuki masa resesi setelah kondisi perekonomiannya menurun dalam beberapa periode atau masa akuntansi. Jadi, saat suatu waktu ekonomi menurun, hal tersebut masih belum bisa dikatakan sebagai resesi.

Akan tetapi, pada umumnya, negara dapat dikatakan mengalami resesi saat ekonominya menurun secara drastis atau signifikan. Keadaan di mana ekonomi sedang anjlok tersebut juga harus terjadi selama paling tidak enam bulan sebelum diputuskan mengalami resesi ekonomi.

Saat mengalami resesi, penurunan ekonomi biasanya terjadi pada 5 indikator, yakni PDB riil, pekerjaan, pendapatan, penjualan ritel, serta manufaktur. Jika kelima indikator ekonomi tersebut mengalami kesulitan atau penurunan kegiatan, maka bisa dikatakan bahwa resesi tengah menyerang negara tersebut.

Baca Juga:  Catat! Bangun Rumah Sendiri Bakal Kena Pajak, Segini Tarifnya

Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD memprediksi meyakini Indonesia akan jatuh ke dalam resesi bulan depan. Meski begitu, ia menyebut resesi bukan krisis.

Pernyataan ini disampaikan oleh Mahfud MD saat memberikan sambutan dalam acara temu seniman dan budayawan di Warung Bu Ageng, Jogjakarta, seperti dikutip BatamNow dari detikcom, Minggu (30/8/2020).

Menurut Mahfud, imbauan Pemerintah untuk hidup normal kembali dengan menyadari Covid-19 kurang efektif karena saat ini masih banyak masyarakat yang tidak mengenakan masker, berkerumun seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Padahal virus Corona ini sangat nyata sebagai musuh atau dapat membahayakan kehidupan sehari-hari.

“Sementara kehidupan ekonomi turun terus. Bulan depan hampir dapat dipastikan 99,9 persen akan terjadi resesi ekonomi di Indonesia,” ujarnya.

Mahfud menambahkan meski Indonesia jatuh ke dalam resesi, masyarakat tidak perlu takut karena Indonesia tak masuk ke krisis ekonomi. Ia juga percaya Indonesia punya ekonomi kerakyatan yang mampu mengatasi resesi.

“Resesi itu teknis, sebenarnya, tidak berbahaya, aman. Karena resesi itu artinya pertumbuhan ekonomi itu minus atau di bawah 1 selama 2 kuartal berturut-turut,” ucapnya.

“Tetapi resesi itu bukan krisis, beda resesi dengan krisis. Karena kita di Indonesia itu punya bahan-bahan lokal, ekonomi rakyat kalau itu bisa digunakan, dinormalkan lagi kehidupan ekonomi rakyat maka resesi yang pasti terjadi itu tidak akan menimbulkan krisis.”

Berita Sebelumnya

Masih Bertambah, Pasien Positif Covid 19 di Batam Tembus 617 Kasus

Berita Selanjutnya

Buronan Kasus Korupsi Pembangunan Dermaga Desa Bakong Ditangkap Kejari Tanjung Pinang

Berita Selanjutnya
Buronan Kasus Korupsi Pembangunan Dermaga Desa Bakong Ditangkap Kejari Tanjung Pinang

Buronan Kasus Korupsi Pembangunan Dermaga Desa Bakong Ditangkap Kejari Tanjung Pinang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com