BatamNow.com – Video aksi perusakan kendaraan dan ponsel yang terjadi di kawasan Lubuk Baja, Batam, baru-baru ini viral di media sosial.
Dalam video tersebut terlihat kaca spion mobil milik seorang warga ditendang hingga rusak, sementara ponsel milik korban juga mengalami kerusakan setelah dirampas.
Peristiwa itu dialami Piter Prasetyo Sudarto pada Jumat malam (14/08/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di depan Kantor Camat Lubuk Baja.
Video tersebut kemudian memicu beragam reaksi dan spekulasi dari masyarakat. Piter pun memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang berkembang terkait insiden tersebut.
Piter menegaskan bahwa penyebaran video itu bukan ditujukan untuk menyudutkan maupun mendiskreditkan Polsek Lubuk Baja atau jajaran kepolisian.
“Saya sangat menghargai proses dan penanganan yang sedang berjalan. Video tersebut murni sebagai bentuk upaya saya selaku korban untuk mendapatkan informasi terkait insiden malam itu,” ujarnya.
Menurutnya, video tersebut diunggah sebagai upaya dirinya selaku korban untuk memperoleh informasi mengenai kejadian yang dialaminya.
Ia juga menyampaikan bahwa tindak lanjut atas pengaduan awal telah mendapat respons dari jajaran kepolisian setempat.
Terkait penyerahan kotak ponsel dan nota pembelian kepada pihak kepolisian, Piter menjelaskan bahwa dokumen tersebut diberikan sebagai pendukung untuk membuktikan kepemilikan atas ponsel yang mengalami kerusakan.
“Klarifikasi ini saya sampaikan dalam keadaan sadar penuh, tanpa ada tekanan maupun paksaan dari pihak mana pun,” katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Ipda Gihon Sahatma Togu Lumban Raja, S.Tr.K., menjelaskan prosedur administrasi bagi masyarakat yang melaporkan kehilangan atau perusakan barang elektronik.
“Setiap masyarakat yang melaporkan kehilangan atau perusakan barang seperti ponsel harus memberikan informasi berupa dokumen pendukung ponsel. Hal ini penting guna memastikan bahwa barang tersebut benar milik pelapor,” ujar Gihon saat dikonfirmasi, Sabtu (22/08/2026).
Dengan adanya klarifikasi dari korban, informasi yang berkembang terkait video viral tersebut diharapkan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Piter juga menyampaikan apresiasinya terhadap respons dan penanganan yang dilakukan jajaran Polsek Lubuk Baja dalam menindaklanjuti pengaduan terkait insiden tersebut. (*)
