Gelombang Penolakan Rumah Sakit Corona di Galang  - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Gelombang Penolakan Rumah Sakit Corona di Galang 

07/Mar/2020 10:45
Gelombang Penolakan Rumah Sakit Corona di Galang 
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow,- Gelombang penolakan akan pembangunan Rumah Sakit(RS) Corona di eks camp Vietnam di Pulau Galang, Batam, semakin melebar.

Kawasan wisata ex camp vietnam yang berada di Pulau Galang. (F.kumparan.com)

Setelah penolakan dari anggota DPR RI Nyat Kadir, berbagai elemen masyarakat lainnya, menyusul.

Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin pun menyuarakan hal yang sama.

Argumentasi Nyat Kadir meminta pemerintah meninjau ulang pendirian RS Corona(Covid-19) itu, karena eks camp Vietnam itu sudah ditetapkan menjadi Cagar Budaya.

Sementara Wahyu beralasan menjadikan RS terinfeksi Covid-19 di Galang, berdampak negatif bagi masyarakat dan investor.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam Rafki Rasyid juga senada dengan Wahyu.

Dia juga memprotes akan pendirian RS Corona itu. “Ini bisa menimbulkan keresahan pada dunia usaha Batam,” ujar Rafki.

Dia melihat dari sudut pandang investor, pendirian RS khusus Corona ini menjadi sentimen negatif, dan para investor bisa saja mengancam memindahkan investasinya ke tempat lain.

Penolakan dari warga Galang sendiri pun muncul.  Ketua Ikatan Keluarga Rempang Galang, Herman menolak di kampungnya dibangun RS khusus penyakit menular(Corona).

Menurut Herman, warga di sana baru tahu setelah ada kunjungan dari Panglima TNI, ke Pulau itu.

“Intinya kami masyarakat Galang tidak setuju dan tidak sependapat dengan keputusan Presiden,” imbuh Herman.

Suara penolakan masyarakat ini pun direspon Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto.

Dia  meminta pemerintah untuk meninjau ulang rencana pembangunan Rumah Sakit Khusus Corona di Pulau Galang.

Alasannya, rencana pembangunan RS tersebut menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat dan para pengusaha yang ada di Kota Batam.

Sementara Wakil Wali Kota Batam Amsakar tak sekata dengan sikap warganya ini.

Dikatakan, Pulau Galang dipilih karena  memadai dan bisa mendukung percepatan hadirnya layanan kesehatan khusus ini.

Batam ini menjadi alternatif karena setelah ditinjau pemerintah, aksesibilitasnya bagus.

Meski demikian Amsakar berjanji menampung suara penolakan masyarakat ini. “Pada sosialisasi ini suara masyarakat akan kami  dengar, kami akan lihat juga altetnatif di pulau-pulau lainnya,” kata Amsakar.

Amsakar pun menerangkan alasan pilihan ke Galang, karena pemerintah berkejaran dengan waktu untuk menghadirkan fasilitas kesehatan khusus bagi warga yang terkena COVID-19 dan virus-virus lainnya.(omrad)

Dikutip dari berbagai sumber

Berita Sebelumnya

Penggerebekan Gudang Miras di Batam

Berita Selanjutnya

Jatuh Karena Corona, Ditimpa Reruntuhan Hotel 

Berita Selanjutnya
Jatuh Karena Corona, Ditimpa Reruntuhan Hotel 

Jatuh Karena Corona, Ditimpa Reruntuhan Hotel 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com