RUU Kepulauan dan Pengamanan Perbatasan Laut Harus Jadi Concern Panglima TNI - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

RUU Kepulauan dan Pengamanan Perbatasan Laut Harus Jadi Concern Panglima TNI

04/Nov/2021 21:12
Jokowi Tunjuk Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. (F: Dispenad)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan dan memiliki batas laut yang luas membentang, maka Panglima TNI kedepannya harus memberi perhatian (concern) penuh terhadap persoalan tersebut.

Hal itu dikatakan Ketua Komite I DPD, Fachrul Razi, saat bicara tentang fokus Panglima TNI kedepan. “Panglima TNI harus bisa memberi perhatian pada pembahasan RUU Kepulauan dan pengamanan wilayah perbatasan laut,” kata Fachrul di Jakarta, Kamis (04/11/2021).

Dia meyakini, kemampuan Jenderal Andhika Perkasa yang dicalonkan Presiden Joko Widodo sebagai Panglima TNI, dalam operasi teritorial dinilai mampu menjadikannya sebagai pimpinan TNI. “Sosok seperti ini juga turut mampu berkolaborasi dengan DPD, khususnya terkait pembahasan RUU Kepulauan,” harap Fachrul Razi.

Dirinya juga menilai, selain memiliki prestasi akademik, Andika Perkasa juga memiliki background operasi teritorial yang dibutuhkan TNI dalam menghadapi tantangan ke depan. Salah satunya terkait ancaman konflik di Laut Natuna Utara yang berdampingan dengan Laut China Selatan.

Di DPD sendiri, kata Fachrul, Jenderal Andika Perkasa nantinya diharapkan bisa mendorong segera diselesaikan serta disahkannya RUU Daerah Kepulauan yang sudah didorong DPD. RUU ini sejalan dengan visi dan misi Presiden Jokowi yang ingin memastikan negara hadir di daerah kepulauan.

Baca Juga:  Hari Ini, 1.804 Penumpang Tiba di Pelabuhan Batu Ampar. Puncak Arus Balik Diprediksi Minggu Depan

Terutama di Kepulauan Natuna yang menjadi gerbang NKRI, dan sangat rentan dikuasai asing. “Indonesia butuh sosok Panglima TNI yang memahami permasalahan, terutama daerah kepulauan dan daerah ekonomi ekslusif. Masalah di Natuna bukan hanya soal pencurian ikan. Berbagai negara berusaha mengklaim kawasan Laut China Selatan yang kaya potensi dan akhirnya merembet hingga kawasan ZEE Indonesia. Inilah yang membuat keadaan memanas,” jelasnya.

Oleh sebab itu, sambung Fachrul Razi, kita berharap pemerintah menerapkan sistem penanganan penegakan hukum karena tingkat kerawanannya yang tinggi.

Bagi Ketua Komisi I DPD RI yang membidangi isu politik, hukum, HAM, ketertiban umum, serta wilayah perbatasan negara ini, keputusan Presiden Jokowi memilih Jenderal Andika Perkasa sudah tepat. (RN)

Berita Sebelumnya

RSJ Kepri Segera Direalisasikan, Pasien Gangguan Jiwa Tak Perlu Lagi ke Pekanbaru

Berita Selanjutnya

1 dari 3 Perempuan di Kepri Korban Kekerasan Lelaki. KemenPPPA Beri Layanan Rujukan Akhir

Berita Selanjutnya
1 dari 3 Perempuan di Kepri Korban Kekerasan Lelaki. KemenPPPA Beri Layanan Rujukan Akhir

1 dari 3 Perempuan di Kepri Korban Kekerasan Lelaki. KemenPPPA Beri Layanan Rujukan Akhir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com