Riset Sebut Sinovac Tak Ampuh Lawan Omicron, Butuh Booster - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Riset Sebut Sinovac Tak Ampuh Lawan Omicron, Butuh Booster

15/Des/2021 17:09
Studi China: Antibodi Sinovac Memudar 6 Bulan, Butuh Booster

Ilustrasi vaksin Covid-19. (F: AP/ Ng Han Guan)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta -Para Peneliti University of Hong Kong menemukan individu yang disuntik dua dosis (vaksin penuh) vaksin Sinovac tidak menghasilkan tingkat serum antibodi yang cukup untuk melawan Covid-19 varian Omicron. Hasil yang sama juga ditemukan pada mereka yang mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer.

Dilansir CNBCIndonesia.com, penelitian tersebut menyarankan kepada masyarakat yang mendapatkan vaksin Sinovac dan Pfizer untuk sesegera mungkin untuk mendapatkan booster vaksin (vaksin ketiga) sambil menunggu ditemukan vaksin yang lebih cocok untuk mengatasi Omicron, seperti dikutip website University of Hong Kong, Rabu (15/12/2021).

Penelitian ini dilakukan pada 50 relawan, di mana 25 relawan penerima vaksin Sinovac dan sisanya adalah penerima vaksin Pfizer. Penelitian ini untuk menguji kemampuan serum antibodi penerima vaksin menetralkan varian omicron. Pengujian ini juga menggunakan dua varian omicron, dari Afrika Selatan dan Nigeria.

Dari penelitian tersebut diketahui tak satupun dari 25 penerima vaksin Sinovac CoronaVac memiliki serum antibodi yang cukup untuk menetralkan varian Omicron.

Pada grup lainnya terdapat 5 dari 25 orang yang sudah disuntik vaksin Pfizer memiliki kemampuan menetralisir varian omicron, dan efisiensi vaksin berkurang secara signifikan menjadi 20-24%. Dibandingkan dengan strain asli Covid-19, titer antibodi penawar terhadap varian Omicron telah menurun 36 – 40 kali lipat.

Baca Juga:  Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, Disdik Kepri: Tahun Ini Ada 3 Sekolah Baru di Batam

Penelitian ini sendiri dipimpin oleh Yuen Kwok Yung, salah satu profesor yang sangat dihormati di University of Hong Kong. Penelitian ini juga telah dipublikasikan dalam jurnal medis Clinical Infectious Diseases.

Sementara ini masih banyak yang belum diketahui tentang bagaimana suntikan Sinovac bereaksi terhadap Omicron, termasuk bagaimana sel-T (senjata sistem kekebalan melawan sel yang terinfeksi virus) akan merespons varian baru ini. (*)

Berita Sebelumnya

Kementerian PUPR: Awal 2022, Desain Jembatan Batam-Bintan Rampung Dibahas

Berita Selanjutnya

Investor Naif dan Maraknya Investasi Ilegal

Berita Selanjutnya
Investor Naif dan Maraknya Investasi Ilegal

Investor Naif dan Maraknya Investasi Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com