Oknum Polisi Berpangkat AKBP Diduga Peras Peracik Jamu Rp2 Miliar - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Oknum Polisi Berpangkat AKBP Diduga Peras Peracik Jamu Rp2 Miliar

by Oki
07/Okt/2020 12:57
Oknum Polisi Berpangkat AKBP Diduga Peras Peracik Jamu Rp2 Miliar

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono (foto Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow – Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Awi Setiyono, mengatakan pihak Mabes Polri sudah turun tangan untuk menyelidiki informasi dugaan adanya pemerasan yang dilakukan oleh oknum polisi berpangkat AKBP terhadap peracik jamu di Cilacap, Jawa Tengah.

“Sudah ditangani oleh Divisi Propam Mabes Polri,” kata Awi kepada wartawan pada Rabu, 7 Oktober 2020.

Menurut dia, proses penyelidikan masih terus dilakukan dan orang-orang yang diduga terlibat dalam pemerasan terhadap peracik jamu juga telah dimintai keterangannya. ”Orang-orangnya yang diduga terlibat telah dilakukan pemeriksaan oleh di Propam,” ujarnya.

Dilansir dari viva.co.id, Sempat viral video para peracik jamu turun ke jalan di Lapangan Desa Gentansari, Cilacap, Jawa Tengah yang dipublikasi pada Selasa, 6 Oktober 2020. Mereka berdemo menuntut agar Kapolri Jenderal Idham Azis menindak oknum polisi yang diduga memeras peracik jamu hingga Rp2 miliar.

“Hentikan perilaku atau kelakuan AKBP AW dalam melakukan pemerasan kepada kami. Korbannya banyak sekali, tidak terhitung. Satu bulan ini relatif ya, ada yang Rp300 juta, Rp500 juta, Rp1 miliar. Bahkan, ada yang Rp2 miliar,” kata Mulyono dikutip dari akun Youtube.

Oleh karena itu, Mulyono memohon kepada Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan pembinaan terhadap pengusaha jamu Jawa asli.

“Sekiranya bisa dibina, diarahkan sehingga bisa menjadi mata pencaharian kami yang intinya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Cilacap,” ujarnya. (*)

Berita Sebelumnya

Pjs Gubernur Kepri Menyayangkan Raker Kadin Kota Batam Tidak Patuhi Protokol Kesehatan

Berita Selanjutnya

200 Karyawan PT Moya Dikabarkan Sudah Datang ke Batam

Berita Selanjutnya
200 Karyawan PT Moya Dikabarkan Sudah Datang ke Batam

200 Karyawan PT Moya Dikabarkan Sudah Datang ke Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com