Geger Penyeludupan Narkoba Malaysia-Batam, Anjing Pelacak Diturunkan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Geger Penyeludupan Narkoba Malaysia-Batam, Anjing Pelacak Diturunkan

Deteksi Ketat Pihak BC di Pelabuhan Internasional di Batam

by BATAM NOW
18/Mar/2023 14:05
Geger Penyeludupan Narkoba Malaysia-Batam, Anjing Pelacak Diturunkan

Petugas Bea dan Cukai Batam menggunakan anjing pelacak K-9 memeriksa penumpang dari Malaysia yang baru turun dari feri di Pelabuhan Internasional Harbour Bay, Batu Ampar, Sabtu (18/03/2023). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Tak hanya gonjang-ganjing penyeludupan barang bekas impor maupun pengiriman PMI ilegal dari Batam, geger nasional.

Tren penyeludupan narkoba dengan berbagai jenis, termasuk dengan kemasan dan modus baru juga menjadi berita viral yang semakin mencoreng keberadaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Pihak petugas, paling tidak Bea dan Cukai (BC) Batam, tampaknya, melakukan penjagaan ketat khususnya di pelabuhan penumpang internasional.

Salah satu contoh yang terpantau BatamNow.com, di Pelabuhan Internasioanal Harbour Bay, Batu Ampar pada Sabtu (18/03/2023).

Tidak biasanya, para penumpang dari Malaysia yang baru turun dari feri mendapat pemeriksaan ketat dari petugas Unit K-9 Bea Cukai di pelabuhan.

Para penumpang, tak kecuali, diminta berbaris sambil berdiri. Satu per satu penumpang diperiksa sampai menggunakan endusan anjing pelacak K-9.

“Ia, ada pemeriksaan ketat dari BC, terkhusus bagi penumpang dari Malaysia,” kata seorang petugas kepada BatamNow.com.

Para penumpang yang tiba di Pelabuhan Internasional Harbour Bay diperiksa oleh petugas Unit K-9 Bea Cukai Batam, Sabtu (18/03/2023). (F: BatamNow)

Narkotika Happy Water

Menurut sumber, pengawasan ketat ini sudah beberapa hari dilakukan dipicu terbongkarnya jaringan penyeludupan narkoba berbagai jenis lewat Batam.

Baca Juga:  Eks Kepala BNN Kepri Dilantik Jadi Deputi Bidang Pencegahan BNN Pusat

Selama ini Batam riuh dengan isu penyeludupan klasik minyak dan barang lainnya.

Kini penyeludupan pakaian dan sepatu bekas menggemparkan dunia, paling tidak menjadi isu regional ASEAN.

Belum lama berselang, Anggota Ditpoairud Polda Kepri menangkap seorang warga Johor, Malaysia berinisial MA (33) di Batu Ampar, Batam pada Sabtu (04/03).

Sebanyak sekitar 1,39 kilogram narkoba jenis Happy Water dari Malaysia ditangkap ke Batam.

Narkotika Happy Water tersebut dikirim dari Malaysia ke Batam melalui feri tujuan Harbour Bay Batu Ampar, Batam,” kata Kapolda Kepri Irjen Tabana Bangun.

Selain itu dikabarkan pelayaran kapal penumpang internasional dari Tanjung Balai Karimun terpaksa ditutup selama beberapa hari karena rawannya penyeludupan narkoba berbagai jenis dari Malaysia. (red)

Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar Terima Audiensi Pengurus PWRI Kepri, Wadah Pensiunan Ingin Tetap Berkontribusi

Berita Selanjutnya

Muhammad Rudi di “Hallo IPAL Batam”

Berita Selanjutnya
Muhammad Rudi di “Hallo IPAL Batam”

Muhammad Rudi di “Hallo IPAL Batam”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com