BatamNow.com – Pipa sistem penyediaan air minum (SPAM) Batam lagi-lagi “dibocorin” alat berat proyek pelebaran jalan. Kali ini, Rabu (12/04/2023), titik kebocoran di tepi Jalan Sudirman, tepatnya di dekat simpang traffic light Kepri Mall (dari arah Laluan Madani).
Pantauan BatamNow.com di lokasi, Rabu pukul 15.27, air menyembur deras dari pipa bocor itu selama beberapa menit. Kemudian, pekerja proyek di sana menggunakan sisi luar keranjang (bucket) satu unit ekskavator berwarna hijau untuk menutup titik kebocoran.

“Baru saja bocor, sepertinya ada bagian pipa yang timbul dan terkena alat berat Grader saat meratakan tanah,” ujar seorang pekerja proyek di sekitar lokasi pipa bocor.
Di lokasi, selain satu ekskavator tadi memang ada satu unit lagi alat berat serupa Motor Grader berwarna putih. Sebagai gambaran, pipa bocor berada di antara kedua alat berat yang menghadap ke arah Simpang Kepri Mall itu. Diduga, pipa SPAM Batam terkena adjustable blade (pisau) pada Motor Grader.

Hingga pukul 15.40, mitra BP Batam dalam mengelola SPAM Batam yakni PT Air Batam Hilir belum tiba di lokasi kebocoran pipa di Jalan Sudirman ini.
Informasi dihimpun BatamNow.com, pasca kebocoran pipa ini, air tak mengalir ke pemukiman di Batam Center bahkan di Bengkong juga terdampak.
Hingga berita ini dinaikkan, belum ada pengumuman resmi dari SPAM Batam mengenai penyebab pasti kebocoran pipa maupun lokasi-lokasi yang terdampak aliran airnya.
Catatan BatamNow.com, kebocoran pipa SPAM di tepi Jalan Sudirman ini sudah kesekiankalinya. Memang, Badan Pengusahaan (BP) tengah melakukan peningkatan ruas jalan tersebut.
Salah satunya, kebocoran pipa di tepi Jalan Sudirman juga terjadi pada Selasa (14/03/2023). Pipa saluran air minum berdiameter 400 mm itu bocor diduga terkena moncong (bucket) ekskavator yang beroperasi di areal proyek.
“Kejadiannya siang ini, pipa berdiameter 400 mm ini terkena moncong alat berat ini, lalu bocor, air semburat,” kata beberapa pekerja di sana kepada BatamNow.com.
Akibat kelalaian pekerja proyek itu, beberapa pemukiman warga di Batam Center tak mendapat suplai air, terutama yang tinggal di Komplek Anggrek Mas 1, 2 ,3 dan sekitarnya menderita lagi. (D)
