BatamNow.com – Lima unit pintu perlintasan otomatis (autogate) pemeriksaan keimigrasian di Pelabuhan Internasional Batam Center, dipasang baru.
Pemasangan dilakukan di pintu (gate) keberangkatan (departure) di lantai 2 terminal yang dikelola PT Synergy Tharada itu.
“Direktorat Jenderal Imigrasi dalam hal ini Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam yang mewakili menjadi penyedia Perangkat Autogate di Pelabuhan Internasional Batam Center. BUP BP Batam adalah selaku subkontraktor yang memfasilitasi tempat pemasangan Autogate. Sementara itu, PT Synergy Tharada merupakan Pengelola Pelabuhan Internasional Batam Center,” jawab Kasi Informasi dan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana, menjawab chat WhatsApp BatamNow.com.
Pemasangan 5 unit baru autogate ini menggantikan 4 unit autogate yang dioperasikan sejak tahun 2015 sampai 2018.
Pengaktifan autogate ini sangat perlu untuk mencegah antrean penumpang mengular di Pelabuhan Internasional Batam Center yang pernah menangani hingga ± 20 ribu penumpang dalam sehari.
Lima tahun sejak 2018, keempat autogate yang dipasang 2 unit di kedatangan (arrival) dan 2 unit di keberangkatan (departure) Pelabuhan Internasional Batam Center tak berfungsi total alias terkulai.
Sedangkan pemasangan lima unit baru pada tahun ini hanya di keberangkatan lantai 2 gedung terminal pelabuhan tersebut.
Sementara di pintu kedatangan di lantai satu masih dengan cara tradisional alias manual.
“Sementara untuk di kedatangan, jumlah perangkat masih dalam tahap pembahasan,” kata Kharisma kepada BatamNow.com.
Menurut Kharisma, pengoperasian kelima perangkat autogate ini akan di-launching pada Januari 2024. Informasi diperoleh, peluncurannya oleh pejabat teras Kemenkumham.

Sementara Ditektur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar belum merespons konfirmasi redaksi BatamNow.com.
Konfirmasi tentang keterlibatan langsung BP Batam dalam pengadaan 5 unit autogate ini, paling tidak dalam posisinya sebagai subkontraktor sebagaimana dijelaskan Kharisma.
Dendi Gustinandar pernah mempublikasi, dalam rangka peningkatan pelayanan di pelabuhan internasional, BP Batam meningkatkan fasilitas perangkat autogate. Rencana peningkatan itu di sampaikan saat mengumumkan kenaikan pas penumpang (boarding pass) internasional dari Rp 65 ribu menjadi Rp 100 ribu, pada Agustus 2023.
Hingga sekarang Dendi Gustinandar tak menjawab BatamNow.com, tentang pengadaan barang milik negara (BMN) di pelabuhan yang telah di-Kerja Sama Operasi (KSO)-kan oleh BP Batam sebagai regulator, kepada pihak swasta itu. (red)

