Hai Para Joki IMEI di Batam Hati-hati Bisa Diperas, Liburan Gratis Hanya Omon-omon dari Calo - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Hai Para Joki IMEI di Batam Hati-hati Bisa Diperas, Liburan Gratis Hanya Omon-omon dari Calo

09/Okt/2024 17:10
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Joki registrasi IMEI (International Mobile Equipment Identity) handphone jenis iPhone masih marak terjadi di Batam dan dengan modus yang sama yaitu iming-iming liburan gratis ke Singapura dan Malaysia plus mendapatkan uang saku.

Namun iming-iming liburan gratis itu ternyata “ada udang di balik batu”.

Untuk warga Batam, yang berniat ingin berliburan secara gratis ke negara Singapura alias akan menjadi joki IMEI harus berhati-hati, karena ada pemerasan di dalamnya.

Seperti penelusuran wartawan BatamNow.com yang menyamar sebagai salah satu joki IMEI yang diberangkatkan ke negara Singapura.

Begini ceritanya.

Setelah mendapat nomor handphone calo sebut saja Bunga (nama samaran), untuk menjadi joki IMEI, wartawan media ini menghubungi dengan berpura-pura mau menjadi joki.

Lalu Bunga menjelaskan bahwa nantinya kalau di Singapura akan dibawa jalan-jalan keliling Singapura dengan menggunakan bus dan diberikan makan siang gratis.

“Nanti kita akan bawa jalan-jalan, di dua tempat destinasi, yang pertama ke Universal Studio, ke taman Merlion, serta ke Bandar Udara Internasional Changi dengan menggunakan van (bus) dan dikasih makan siang gratis,” jelas si Bunga.

Kemudian ia pun, menjelaskan cara kerjanya, yaitu setelah selesai dibawa jalan-jalan mengelilingi Singapura akan dititipkan dua unit iPhone untuk didaftarkan IMEI-nya.

Dan si Bunga pun meyakinkan calon joki ini bahwa mereka sudah berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Aman bang, kita juga berkoordinasi sama pihak sana, bayar juga kita,” ucap si Bunga meyakinkan calon joki ini.

Si Bunga pun menyebutkan bahwa ia di-back up oleh seorang dari instansi terkait dengan pangkat perwira.

“Kita orang dalamnya Kanit, Sama BC dan Imigrasi dah aman bang, kita juga nggak berani kalau nggak aman, karena imbasnya pasti kami juga. Kan pasti kalau pihak abang ditangkap, pasti nanya siapa yang suruh, kena juga kita bang pasti,” ucapnya.

Lalu satu hari sebelum pemberangkatan, si Bunga pun meminta dokumen kepada si calo untuk kepentingan pendaftaran IMEI secara online dan mendaftarkan MyICA Mobile.

Kemudian setelah mendapat hari untuk keberangkatan, si Bunga menyuruh untuk datang ke Pelabuhan Feri Harbour Bay, di Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar.

Setelah calon joki sampai di pelabuhan, si Bunga menghubungi rekannya yang bertugas sebagai tour guide dan mengarahkan calo untuk menemuinya di depan loket pembelian tiket yang berada di lantai dua pelabuhan.

Namun, sampai dengan pemberangkatan si Bunga tak pernah menampakkan batang hidungnya kepada para-para joki yang direkrutnya.

Kemudian pemandu tur sebut saja si Putri (nama samaran) bertanya kepada calpn joki mau ke mana, dan siapa sponsornya.

“Saya mau ke Singapura, yang lewat si Bunga,” ucap wartawan media ini menyebut nama calo yang menjadi sponsor.

“Oke bang, saya minta paspor abang, biar diambil tiketnya,” kata si Putri.

Setelah selesai pengurusan tiket, kemudian Putri memberikan pengarahan kepada joki-joki yang mau berangkat serta memberikan sebuah nota kosong yang berlabel nama toko ADCA Mobile yang ada di Singapura.

“Pertama nanti, kalau ditanya (petugas Imigrasi) bilang ke Singapura jalan-jalan dan pulang sore, jangan bilang mau daftar IMEI, nanti ditolak itu,” ucapnya.

Si Putri pun membawa sebanyak 11 orang yang bertugas sebagai joki IMEI, yang didominasi oleh ibu-ibu.

Setelah sampai di Singapura, tepatnya di pelabuhan HarbourFront, Putri pun membawa para joki IMEI menaiki Light Rail Transit (LRT) dengan tujuan Universal Studio yang berada di Pulau Sentosa.

Setelah selesai berkeliling di Universal Studio, para joki  pun bertanya ke si Putri, kapan akan pergi ke taman Merlion atau sering disebut patung singa.

“Kapan kita pergi ke patung singa itu kak,” tanya salah seorang joki kepada si Putri.

“Kita kalau mau ke bandara sama ke patung singa, kita ada biaya tambahan sebesar Rp 100 ribu dan itu pun jalan kaki,” jawab Putri.

“Lah, kok ada tambahan katanya kemarin udah ditanggung semua dan kapan kita makan siang ini, udah lapar juga ini,” protes salah satu joki IMEI yang sudah mulai dongkol yang terlihat dari mimik wajahnya.

“Kita nggak ada makan siang, kalau mau makan siang pakek duit pribadi aja,” ucap si Putri.

“Katanya, dikasih makan siang, kok sampai di sini (Singapura) nggak ada makan,” protes si joki lagi.

Liburan gratis yang dijanjikan, hanya ‘omon-omon’. Malah, joki berpotensi diperas.

Si Putri pun bungkam atas protes para joki itu.

“Kita semua kembali ke pelabuhan, unit (iPhone) sudah sampai di sana,” ucap si Putri lagi.

Mau tidak mau, para joki yang baru pertama kali ke Singapura itu pun mengikuti arahan dari si Putri itu untuk kembali ke pelabuhan.

Setelah sampai di pelabuhan si Putri dan rekannya membagikan 2 unit HP kepada para joki untuk dibawa pulang ke Batam.

Pembagian unit iPhone yang dititipkan kepada para joki IMEI untuk dibawa kembali ke Batam lewat Singapura. (F: BatamNow)

Lalu setelah membagikan unit kepada para joki, si Putri pun tidak langsung ikut pulang dengan rombongan yang ia bawa dari Batam, dengan alasan lain, karena harus membagikan unit lagi ke rombongan lain.

“Nanti orang abang sama kakak pulang duluan saya ngga ikut rombongan orang abang sama kakak lagi, karena mau bagi unit lagi ke rombongan lain,” jelas si Putri.

Akhirnya para joki itu pun kembali pulang ke Batam, dengan perasaan kekecewaan dan merasa tertipu dengan janji manis dari para calo-calo nya masing-masing.

Diketahui bahwa dalam pemberangkatan pada hari itu ke negara Singapura berjumlah 34 orang joki, dan 7 lagi ke negara Malaysia. (tim)

Berita Sebelumnya

Para Mafia IMEI Bermodus di Batam Diduga Catut Merek Toko Handphone Singapura

Berita Selanjutnya

Santer Isu Moratorium Pelayanan Alokasi (Tanah) Lahan di BP Batam, Benarkah?

Berita Selanjutnya
Santer Isu Moratorium Pelayanan Alokasi (Tanah) Lahan di BP Batam, Benarkah?

Santer Isu Moratorium Pelayanan Alokasi (Tanah) Lahan di BP Batam, Benarkah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com