:batamnow:-DUA dekade sebagai Ketua Otorita Batam (OB). Lalu dua dekade pula “menghilang” dari riuhnya Batam.
Kini, dia ke ke Batam lagi. Sebagai founder dua perusahan besar, membawa dua investasi prestisius.
Investasi pertama, membangun deretan gedung pencakar langit di Superblock Meisterstadt di jalan A Yani, perempatan Franky, Batam.
Proyek ini dikerjakan PT Pollux Property Indonesia Tbk. Megaproyek Meisterstadt di lahan seluas 9 hektar.
Pada Senin(29/4), dia melakukan topping off untuk tower A1, A2, A3 di proyek itu. Global launching untuk tower A5. Namanya Erlenssen Tower.
Ini, setelah bertengger empat tower sebelumnya, masing-masing 50 an lantai. Tower ke lima ini bagian dari 11 tower yang direncanakan.
Dalam perjalanannya, akan menyusul 7 tower untuk apartemen dengan 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit, mall serta 1 tower untuk perkantoran.
Sampai saat ini, Pollux sudah berhasil menjual 2000 unit bagian dari tower itu. Penjualan terbesar di luar Pulau Jawa.
Satu lagi investasi yang tengah digiring BJ Habibie ke Batam adalah pembuatan pabrik pesawat terbang R-80. Pesawat ini rancangan dia sendiri.
Industri pesawat ini dikembangkan PT Regio Aviasi Industri (RAI). Konon, BJ Habibie lah sebagai Komisaris Utama di perusahaan itu. Ilham Habibie, anaknya, sebagai komisaris.
PT RAI, kini, telah mengembangkan pesawat komersil Turboprop R-80. Jenis dan tipe pesawat untuk 80 penumpang.
Perusahaan ini, disebut, kebanjiran inden. Sebanyak 115 pesawat masuk daftar tunggu. Pesanan datang dari berbagai user ke PT RAI.
Maka dalam kunjungan minggu ini, Habibie akan melihat persiapannya. Termasuk mengecek keberadaan areal lahannya.
Rencana lokasi industri pesawat ini berada di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Kabarnya, pihak BP Batam pun sudah mengalokasikan areal 62 hektare, peruntukan pengembangan kawasan aeropolis.
Pada kunjungan kali ini, Habibie, juga akan meninjau lokasi Maintenance Repair Overhaul (MRO) di kawasan Bandara Hang Nadim. Ini adalah areal atau gudang bengkel pesawat yang dia impikan dulu.
Sedangkan bandara di sana adalah hasil karya BJ Habibie, saat menjabat Ketua OB.

