Black Box Sriwijaya Air Ditemukan, Menhub Sebut Jenis FDR - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Black Box Sriwijaya Air Ditemukan, Menhub Sebut Jenis FDR

by BATAM NOW
12/Jan/2021 17:54
Black Box Sriwijaya Air Ditemukan, Menhub Sebut Jenis FDR

Ilustrasi black box. (F: GettyImages)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kotak hitam (Black box) pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta telah ditemukan tim SAR, Selasa (12/01/2021) sore.

Black box itu lalu dipindahkan tim penyelam ke KRI Rigel untuk dibawa ke posko di Dermaga JICT 2, Jakarta Utara sore ini menggunakan Searider.

Dilansir CNNIndonesia.com, dalam konferensi pers di Posko Dermaga JICT 2, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan black box yang ditemukan adalah jenis FDR.

“Seperti diketahui FDR telah ditemukan,” ujar Budi Karya, Selasa sore.

Black box (kotak hitam) adalah istilah umum yang digunakan dalam industri penerbangan untuk merekam data selama pesawat diterbangkan. Walaupun disebut kotak hitam, nyatanya black box dibalut warna yang terang menyala atau cerah agar mudah teridentifikasi dalam operasi pencarian.

Black box terdiri dari dua kombinasi perangkat yaitu CVR (Cockpit Voice Recorder) atau percakapan dalam kokpit pesawat dan FDR (Flight Data Recorder) atau rekaman data penerbangan.

FDR terus merekam beragam data tentang semua aspek pesawat saat terbang dari satu tempat ke tempat lain. Sementara CVR merekam percakapan di dek penerbangan dan suara-suara seperti transmisi radio dan alarm otomatis.

Black box juga dilengkapi perangkat yang dikenal sebagai Underwater Locator Beacon (ULB). Perangkat tersebut akan aktif segera setelah perekam bersentuhan dengan air dan dapat mengirimkan sinyal dari kedalaman 14.000 kaki.

Fungsi alat tersebut adalah guna membantu menemukan black box setelah kecelakaan pesawat yang terjadi di laut.

Dengan penemuan black box Sriwijaya Air SJ 182 jenis FDR ini diharapkan penyebab kecelakaan pesawat nahas tersebut segara terungkap.

Sriwijaya Air SJ182 jatuh pada Sabtu (09/01) lalu usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Sedianya pesawat nahas tersebut akan menuju Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Berdasarkan manifes penerbangan, pesawat itu mengangkut 62 orang termasuk awak.

Selain Budi Karya Sumadi, dalam jumpa pers penemuan black box itu dihadiri pula sejumlah pejabat yakni Kepala Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Thahjonodi Dermaga JICT2 sore ini., Kabasarnas Marsekal Madya TNI (Purn.) Bagus Puruhito, Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.Selain itu, juga hadir Dirut Sriwijaya Air Jeff Jauwena.(*)

Berita Sebelumnya

BPK akan Lakukan Investigasi Audit dalam Kasus Bansos Sembako Covid-19 di Kepri?

Berita Selanjutnya

Centang-Perenang Pelayanan BP Batam-PT Moya

Berita Selanjutnya
Centang-Perenang Pelayanan BP Batam-PT Moya

Centang-Perenang Pelayanan BP Batam-PT Moya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com