Jasad Suami Istri Korban Longsor Tiban Koperasi Ditemukan Tim SAR, Anaknya Pranaya Dirga Dirawat di RS BP Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Jasad Suami Istri Korban Longsor Tiban Koperasi Ditemukan Tim SAR, Anaknya Pranaya Dirga Dirawat di RS BP Batam

Banyak Warga Minta Doa untuk para Korban

by BATAM NOW
13/Jan/2025 17:43
Suami-Istri Korban Longsor Masih dalam Pencarian Tim SAR, Anaknya Pranaya Dirga Dirawat di RS BP Batam

Pranaya Dirga (kiri), Linda Luciana (tengah) dan Dony Aprianto. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Dua jenazah lagi pasangan suami istri korban tertimbun tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi ditemukan tim gabungan pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR) Kepri (Batam) Senin (13/01/2025) sore.

Keduanya adalah Dony Aprianto berusia 53 tahun dan istrinya Linda Luciana berusia 49 tahun.

Jenazah pasangan suami istri itu selanjutnya dibawa ke RS BP Batam di Sekupang.

@batamnow Dua jenazah lagi pasangan suami istri korban tertimbun tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi ditemukan tim gabungan pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR) Kepri (Batam) Senin (13/01/2025) sore. Keduanya adalah Dony Aprianto berusia 53 tahun dan istrinya Linda Luciana berusia 49 tahun Jenazah pasangan suami istri itu selanjutnya dibawa ke RS BP Batam di Sekupang. Dijelaskan oleh Komandan Tim Posko Basarnas Batam, Dedius, yang pertama kali ditemukan adalah jenazah Linda, lalu 1 setengah jam kemudian jasad Dony suaminya. “Korban pertama dengan korban kedua itu berjarak 1,5 jam. Yang pertama ditemukan cewek, yang kedua cowok,” kata Dedius kepada wartawan di lokasi longsor, di depan puing-puing rumah beralamat Blok S Nomor 28A. Baca beritanya di BatamNow.com #batamnow #batamtiktokcommunity #batamhits #batamnews #batamisland #batamsirkel #kotabatam #batampunyacerita #semuatentangbatam #fyp #fypage #longsorbatam #tibankoperasi ♬ sad – Lounge Vibes

Dijelaskan oleh Komandan Tim Posko Basarnas Batam, Dedius, yang pertama kali ditemukan adalah jenazah Linda, lalu 1 setengah jam kemudian jasad Dony suaminya.

“Korban pertama dengan korban kedua itu berjarak 1,5 jam. Yang pertama ditemukan cewek, yang kedua cowok,” kata Dedius kepada wartawan di lokasi longsor, di depan puing-puing rumah beralamat Blok S Nomor 28A.

Komandan Tim Posko Basarnas Batam, Dedius. (F: BatamNow)

Perkiraan dia, kedua korban tertimbun terpisah masih pada posisi ruang kamar mereka di kedalaman sekitar 2 meter. Kamar itu berada di bagian belakang rumah yang berhadapan dengan bukit asal tanah longsor.

Jasad Linda Luciana di dalam kantung jenazah, dimasukkan ke dalam ambulans, Senin (13/01/2025) sore. (F: BatamNow)

Ia katakan, selang waktu penemuan antara kedua korban disebabkan kendala cuaca, tingginya puing bercampur tumpukan longsor dan kehati-hatian agar proses pengerukan tak melukai tubuh korban.

“Untuk kondisi luka sepertinya tadi hanya cidera karena benturan di seluruh badan. Kondisi korban utuh,” jelasnya.

Jasad Dony Aprianto di dalam kantung jenazah warna hitam, dimasukkan ke dalam ambulans, Senin (13/01/2025) sore. (F: BatamNow)

Dengan ditemukannya kedua korban ini, maka operasi pencarian dan penyelamatan dinyatakan selesai.

“Dengan ditemukannya korban 2 orang ini, operasi SAR tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi kami anggap selesai,” jelasnya.

Menurut Dedi, pencarian sudah berlangsung sejak Minggu dini hari pukul 01.00. Sementara ekskavator diterjunkan pada pukul 08.00 WIB.

Dony dan Linda Berasal dari Bangka

Didapat informasi, Dony sendiri lahir tahun 1971 di Sungai Liat, Bangka, Provinsi Bangka Belitung dan istrinya Linda Luciana lahir tahun 1975 di Toboali, Sungai Liat, Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Sementara anak lelaki semata wayangnya Pranaya Dirga yang masih duduk di sekolah SMA di Batam masih dirawat di RS BP Batam, di Sekupang.

Dony dan Luciana dikenal banyak orang sebagai penjual pemilik warung nasi ayam Jawara yang memiliki 5 cabang tersebar mulai dari Tiban Center, Pasar Tiban, Gedong Cafe, dan Cipta Puri.

Deretan 5 rumah di Tiban Koperasi Blok S yang terdampak longsor. Paling kiri rumah nomor 30A. (F: BatamNow)

Menurut warga di Tiban Koperasi, Pranaya selamat dari reruntuhan tanah longsor karena berada di kamar depan. Ayah dan ibunya berada di kamar bagian belakang rumah itu sebelah arah longsoran tanah datang.

Sementara 2 korban lainnya adalah Mujadi dan Sukarni pasangan suami istri yang tinggal di rumah blok S nomor 27A.

Jumlah korban luka yang mendapat perawatan dari 5 rumah tertimpa tanah longsor sebanyak 13 orang.

Pantauan BatamNow.com, banyak warga meminta doa untuk para korban baik yang selamat maupun yang meninggal. (D/red)

Berita Sebelumnya

Jasad Linda Korban Longsor Tiban Koperasi Ditemukan, Pencarian Intens Suaminya Masih Dilanjut

Berita Selanjutnya

Geger, Sejumlah Buaya Lepas dari Penangkaran, LI-Tipikor Minta Pengelola Pulau Bulan Salim Group Dievaluasi

Berita Selanjutnya
Geger, Sejumlah Buaya Lepas dari Penangkaran, LI-Tipikor Minta Pengelola Pulau Bulan Salim Group Dievaluasi

Geger, Sejumlah Buaya Lepas dari Penangkaran, LI-Tipikor Minta Pengelola Pulau Bulan Salim Group Dievaluasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com