Batam Raih Predikat Kota Layak Anak, Namun Gelper Ramai oleh Anak-anak - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Batam Raih Predikat Kota Layak Anak, Namun Gelper Ramai oleh Anak-anak

13/Agu/2025 11:33
Batam Raih Predikat Kota Layak Anak, Namun Gelper Ramai oleh Anak-anak

Anak-anak bermain di salah satu arena permainan ketangkasan atau gelanggang permainan (Gelper) di Kota Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kota Batam kembali meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA RI).

Tahun ini, Batam dianugerahi kategori Nindya, yang merupakan peringkat ketiga dari lima tingkatan penilaian.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025 yang digelar pada Jumat, 8 Agustus 2025, di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir secara langsung untuk menerima penghargaan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa capaian ini adalah bentuk komitmen kolektif antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen di Kota Batam dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

“Ini bukan hanya sekadar prestasi, tapi juga pengakuan atas komitmen bersama seluruh elemen di Kota Batam dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak,” ujar Li Claudia.

Anak-anak dan orang dewasa berbaur bermain di game zone atau gelanggang permainan (gelper) menyediakan mesin permainan ketangkasan, di Batam. (F: BatamNow)

Anak-anak Bermain di Arena Ketangkasan

Di balik penghargaan itu, muncul sorotan tajam dari masyarakat.

Sejumlah laporan dan investigasi media menyebutkan bahwa ramai anak-anak setiap hari terlihat bermain di arena permainan ketangkasan atau gelanggang permainan (gelper) di berbagai wilayah Batam. Apalagi pada hari Sabtu dan Minggu.

Gelper dikenal sebagai tempat yang menyediakan mesin permainan elektronik berbasis untung-untungan seperti tembak ikan, mesin jackpot, dan game spinner, yang secara umum mirip dengan praktik perjudian.

Sejumlah arena gelper diketahui ramai dikunjungi anak-anak, baik yang datang bersama orang tua maupun sendirian.

Salah satunya di Mal Nagoya Hill, lantai atas, tempat di mana anak-anak terlihat bermain bersama orang dewasa menggunakan mesin permainan dengan potensi hadiah berupa uang.

Selain di Nagoya Hill, hal serupa juga ditemui di One Batam Mall, dengan Buck Jump Game City.

42 Arena Gelper, Rp 5,2 Miliar Pajak Masuk

Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, terdapat 42 arena gelper yang terdaftar resmi sebagai objek pajak hiburan.

Dan entah mengapa masih banyak yang belum terdaftar tapi seperti dibiarkan Pemko Batam

Arena gelper beroperasi dengan modus sebagai game zone yang kelengkapan perizinannya masih dipertanyakan.

Pemerintah Kota Batam memperoleh Rp 5,2 miliar dari pajak arena gelper sepanjang tahun 2024, dengan tarif pajak hiburan mencapai 40 persen.

Meski begitu, sejumlah pihak mempertanyakan apakah arena-arena ini beroperasi dengan izin yang sesuai dan apakah pemerintah mengetahui bahwa anak-anak kerap kali menjadi pengunjung aktif arena ini.

Keterlibatan Anak Dinilai Kontra Produktif

Aktivis perlindungan anak menilai kondisi ini kontra produktif dengan predikat Kota Layak Anak yang disandang Batam.

“Bagaimana mungkin kota disebut ramah anak, kalau di saat yang sama anak-anak bisa bebas masuk ke tempat yang mengandung unsur perjudian? Ini sangat berbahaya bagi perkembangan mereka,” kata Mandiri Supardi SSos pemerhati anak.

Apakah Ini Alasan Hanya Dapat Nindya?

Masyarakat pun bertanya-tanya, apakah maraknya anak-anak di arena gelper menjadi salah satu alasan mengapa Kota Batam hanya mendapat kategori Nindya, bukan Utama apalagi Paripurna, yang merupakan kategori tertinggi dalam sistem evaluasi KLA sebagaimana diraih kita dan kabupaten lainnya?

Sebagai informasi, lima tingkatan penghargaan KLA adalah:

  1. Paripurna – sempurna dan menjadi panutan nasional
  2. Utama – sangat tinggi
  3. Nindya – cukup tinggi
  4. Madya – menengah
  5. Pratama – dasar

Bapenda Bungkam, Wali Kota Belum Respons

Hingga saat ini, upaya konfirmasi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam terkait pengawasan terhadap arena gelper belum membuahkan hasil.

Beberapa kali konfirmasi dilakukan wartawan, namun tidak ada tanggapan resmi.

Belum ada pernyataan dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, maupun Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, soal aktivitas anak-anak di gelper maupun kemungkinan peninjauan ulang izin usaha hiburan yang terindikasi perjudian terselubung. (A)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Horor di Jembatan Barelang: Bunuh Diri Terjadi Lagi

Berita Selanjutnya

BP Batam Sebut Krisis Air di Bengkong Pertiwi Indikasi Pipa Bocor di Beberapa Titik

Berita Selanjutnya
BP Batam Sebut Krisis Air di Bengkong Pertiwi Indikasi Pipa Bocor di Beberapa Titik

BP Batam Sebut Krisis Air di Bengkong Pertiwi Indikasi Pipa Bocor di Beberapa Titik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com