Jelang Fesmed Selat Malaka 2026, Panitia Beberkan Sejumlah Agenda Utama - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Jelang Fesmed Selat Malaka 2026, Panitia Beberkan Sejumlah Agenda Utama

22/Jul/2026 08:33
Jelang Fesmed Selat Malaka 2026, Panitia Beberkan Sejumlah Agenda Utama
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Panitia Festival Media Selat Malaka (Fesmed) terus mematangkan persiapan sekaligus menyebarkan informasi menjelang pelaksanaan acara pada 19–21 September 2026. Promosi dilakukan melalui berbagai media di Kepulauan Riau untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

Salah satu upaya sosialisasi terbaru adalah memenuhi undangan talk show dalam siniar “Tripod” di Tribun Batam pada Senin, 20 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua Pelaksana Festival Media Selat Malaka, Adam Zulfikar, dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam, Yogi Eka Sahputra.

Dalam siaran langsung tersebut, Adam memaparkan konsep Festival Media Selat Malaka sekaligus menjelaskan berbagai persiapan yang digagas AJI Indonesia bersama AJI Batam dan AJI Tanjungpinang.

“Intinya, acara ini menjadi ajang silaturahmi bagi anggota AJI dari seluruh Indonesia. Namun, kami turut mengundang jurnalis dari luar negeri untuk mengikuti seminar internasional, sejalan dengan tema Selat Malaka yang memiliki kedekatan dengan Singapura dan Malaysia. Selain itu, kami juga melibatkan mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum,” kata Adam.

Adam juga menjelaskan alasan penyelenggaraan Fesmed dilakukan di dua kota sekaligus, yakni Batam dan Tanjungpinang. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi yang pertama dalam sejarah penyelenggaraan Festival Media.

“Karena kami merupakan dua AJI kota yang berdekatan di Kepulauan Riau, kolaborasi ini membuat cakupan isu yang dibahas menjadi lebih luas. Ini juga menjadi pertama kalinya Fesmed diselenggarakan di dua kota sekaligus. Tantangannya memang cukup besar,” ujarnya.

Adam menambahkan, ada tiga agenda utama yang menjadi daya tarik Fesmed Selat Malaka, yakni seminar dan workshop, bazar UMKM, serta seni pertunjukan.

“Kami mengangkat tema Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara. Banyak isu penting yang akan dibahas, mulai dari kebebasan pers, digitalisasi media, kecerdasan buatan (AI), hingga isu lingkungan. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati bazar UMKM dan seni pertunjukan pada malam hari,” katanya.

Persiapan Fesmed Selat Malaka

Sementara itu, Ketua AJI Batam, Yogi Sahputra, menjelaskan bahwa panitia telah menjalin komunikasi dengan berbagai perguruan tinggi di Batam untuk melibatkan mahasiswa dan dosen dalam rangkaian kegiatan Fesmed.

“Hampir seluruh kampus di Batam sudah kami kunjungi. Kami bertemu para pimpinan kampus agar mereka dapat mengirimkan perwakilan untuk mengikuti kelas-kelas workshop. Dosen juga berpeluang menjadi narasumber, sedangkan mahasiswa dapat bergabung sebagai relawan panitia,” ujar Yogi.

Yogi menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Fesmed dapat diikuti secara gratis sebagai wujud semangat kolaborasi lintas sektor.

“Yang perlu dicatat, seluruh kegiatan Fesmed tidak dipungut biaya. Ini merupakan gerakan kolektif yang ingin menyatukan berbagai kalangan. Melalui festival ini kami ingin memberikan pemahaman mengenai dunia jurnalistik sekaligus situasi yang sedang dihadapi pers saat ini,” katanya.

Menurut Yogi, Festival Media lahir dari keprihatinan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi industri pers.

“Kita melihat kondisi pers hari ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pembredelan dengan pola baru, diskriminasi dan intimidasi terhadap jurnalis, persoalan bisnis media, hingga isu ketenagakerjaan,” tambahnya.

Untuk memperkuat kolaborasi di Kepulauan Riau, Fesmed Selat Malaka juga menggandeng berbagai media lokal maupun nasional sebagai media partner.

Hingga saat ini, media yang telah menyatakan dukungan di antaranya Batam Pos, Tribun Batam, Batamnews, Batam FM, Go Kepri, dan BatamNow. Meski demikian, panitia tetap membuka peluang kolaborasi dengan media lain, termasuk yang tidak bergabung sebagai media partner resmi.

Tentang Fesmed Selat Malaka

Festival Media (Fesmed) merupakan agenda tahunan AJI Indonesia yang diselenggarakan bersama AJI kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Kegiatan ini sempat vakum selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19, sebelum kembali digelar pada 12–14 September 2025.

Pada 2026, AJI Batam dan AJI Tanjungpinang dipercaya menjadi tuan rumah bersama penyelenggaraan Fesmed dengan mengusung tema “Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara.” Karena diselenggarakan di wilayah strategis Selat Malaka, kegiatan ini diberi nama Festival Media Selat Malaka.

Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk dan paling strategis di dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Cina Selatan. Kawasan ini tidak hanya menjadi jalur perdagangan internasional, tetapi juga ruang pertemuan budaya, migrasi, dan pertukaran gagasan lintas negara.

Batam dan Tanjungpinang, yang berada di kawasan tersebut, menghadapi berbagai persoalan lintas batas, mulai dari perdagangan orang, penyelundupan narkotika, penyelundupan barang, illegal fishing, hingga berbagai persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan hak asasi manusia yang lebih luas.

Fesmed Selat Malaka akan menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain seminar internasional, workshop, dialog masyarakat, konsolidasi, bazar UMKM, dan seni pertunjukan.

Sebanyak 13 kelas workshop akan digelar dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, organisasi masyarakat sipil (NGO), dan praktisi. Topik yang dibahas meliputi digitalisasi media, kejahatan transnasional, lingkungan dan perubahan iklim, transisi energi, pertambangan dan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta budaya maritim.

Fesmed Selat Malaka berlangsung selama tiga hari. Kegiatan pada 19–20 September 2026 dipusatkan di Politeknik Negeri Batam, sedangkan penutupan pada 21 September 2026 akan dilaksanakan di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Seluruh kegiatan terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis melalui tautan pendaftaran yang akan diumumkan panitia. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui https://fesmedselatmalaka.org. (*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Audiensi Warga Rempang dengan Li Claudia Belum Ada Titik Temu

Berita Selanjutnya

Batam Tuan Rumah FIBA 3×3 Kelas Internasional, Diikuti 21 Negara Termasuk Peringkat 1 dan 2 Dunia

Berita Selanjutnya
Batam Tuan Rumah FIBA 3×3 Kelas Internasional, Diikuti 21 Negara Termasuk Peringkat 1 dan 2 Dunia

Batam Tuan Rumah FIBA 3x3 Kelas Internasional, Diikuti 21 Negara Termasuk Peringkat 1 dan 2 Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com