IMOX 2026 Dibuka di Batam, Hadirkan Teknologi Maritim dari Lebih 20 Negara - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Wawancara
  • Internasional
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Wawancara
  • Internasional
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

IMOX 2026 Dibuka di Batam, Hadirkan Teknologi Maritim dari Lebih 20 Negara

05/Agu/2026 17:36
IMOX 2026 Dibuka di Batam, Hadirkan Teknologi Maritim dari Lebih 20 Negara

Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026 resmi dibuka di Radisson Golf & Convention Center Batam, Rabu (05/08/2026). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026 resmi dibuka di Radisson Golf & Convention Center Batam, Rabu (05/08/2026).

Mengusung tema “Batam: Indonesia’s Future Hub for Smart Shipbuilding & Offshore Transformation”, pameran internasional ini menjadi ajang pertemuan pelaku industri maritim, galangan kapal, dan teknologi offshore dari lebih dari 20 negara.

Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026 resmi dibuka di Radisson Golf & Convention Center Batam, Rabu (05/08/2026). (F: BatamNow)

CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Wong, mengatakan IMOX 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga wadah edukasi, pertukaran teknologi, dan kolaborasi bisnis bagi pelaku industri maritim.

“Tahun ini peserta datang dari luar negeri ada 20 negara, seperti Italia, Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan lebih dari 20 negara lainnya. Tahun ini lebih banyak orang membawa peralatan terbaru untuk industri perkapalan,” ujar Kenny.

CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Wong. (F: BatamNow)

Ia menjelaskan, perkembangan industri maritim saat ini semakin mengarah pada digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Karena itu, teknologi yang dipamerkan dalam IMOX 2026 berfokus pada peningkatan efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan industri galangan kapal.

“Peralatan dan software sekarang jauh lebih canggih. Teknologi ini bisa membuat kapal lebih cepat, lebih aman, dan lebih berkelanjutan. Jadi nanti kalau orang kesini human cuma pameran aja ini buat education bisa testing testing peralatan jadi lebih interaktif,” katanya.

Sebanyak sekitar 150 perusahaan turut berpartisipasi dalam IMOX 2026. Beragam sektor ditampilkan, mulai dari keselamatan kerja, mesin kapal, desain kapal, sistem pemantauan berbasis AI, hingga berbagai teknologi pendukung industri maritim lainnya.

Penyelenggara menargetkan nilai transaksi selama pameran mencapai sekitar USD 20 juta atau meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Meski ekonomi global masih menghadapi tantangan, Kenny menilai aktivitas industri maritim tetap menunjukkan prospek yang positif. Menurutnya, sebagian perusahaan saat ini lebih memprioritaskan perawatan peralatan dibandingkan investasi pembelian baru, namun kebutuhan industri tetap tinggi.

“Tahun ini kamu juga tahu ada krisis, banyak orang cuma mau lihat dulu gimana, sama mau lebih banyak maintenance dulu daripada beli baru,” katanya.

Batam Dinilai Tetap Jadi Magnet Industri Galangan Kapal

Batam kembali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan IMOX untuk kesembilan kalinya karena dinilai sebagai pusat industri galangan kapal terbesar di Indonesia.

“Di Indonesia yang paling besar 60 persen kapalnya dibikin Batam. Kenapa? Di Johor, Singapore, biasanya banyak head office Asia Pacific semua di Singapore jadi banyak project biasanya kasih ke Batam sama buka shipyard di Batam juga, tapi head office-nya total di Singapore di Batam cabang operasi,” jelasnya.

Menurut Kenny, kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi Batam untuk terus menarik investasi. Kawasan industri yang luas, status kawasan perdagangan bebas, serta biaya operasional yang lebih kompetitif dibandingkan Singapura menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026 resmi dibuka di Radisson Golf & Convention Center Batam, Rabu (05/08/2026). (F: BatamNow)

Peluang Investasi dan Peningkatan SDM

Ia juga optimistis prospek industri galangan kapal di Batam masih sangat cerah. Bahkan, sejumlah perusahaan disebut kewalahan memenuhi tingginya permintaan pasar.

“Ada perusahaan yang mendapat proyek pembangunan hingga 160 unit kapal feri dalam satu tahun. Ini menunjukkan permintaan masih sangat besar dan kapasitas produksi di Batam terus dibutuhkan,” ujarnya.

Selain mendorong investasi, kehadiran perusahaan asing juga dinilai berdampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Batam. Banyak perusahaan memberikan pelatihan kepada tenaga kerja lokal sehingga kompetensi pekerja di sektor maritim terus berkembang.

Kenny turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan IMOX selama sembilan edisi di Batam. Menurutnya, kolaborasi dengan BP Batam, Kadin, INSA, IPERINDO, serta berbagai asosiasi industri menjadi salah satu faktor utama yang membuat pameran ini terus berkembang.

“Support dari pemerintah dan asosiasi sangat support seperti BP Batam selalu memberikan dukungan dan masukan sama asosiasinya Kadin, INSA, IPERINDO, semua sangat support,” pungkasnya. (H)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Amsakar Achmad Lantik Demi Hasniful Nasution Jadi Kepala Inspektorat Daerah Kota Batam

Berita Selanjutnya

Dugaan Maladministrasi Pengangkatan Pejabat Struktural BP Batam, Amsakar Achmad: Saya Dalami

Berita Selanjutnya
Dugaan Maladministrasi Pengangkatan Pejabat Struktural BP Batam, Amsakar Achmad: Saya Dalami

Dugaan Maladministrasi Pengangkatan Pejabat Struktural BP Batam, Amsakar Achmad: Saya Dalami

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Wawancara
  • Internasional
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com