BatamNow.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga Dewi Sartika Sitinjak (24 tahun), perempuan muda asal Batam yang meninggal dunia setelah menjalani operasi ambeien di Rumah Sakit (RS) Awal Bros Botania, Kota Batam.
Dewi mengembuskan napas terakhir pada Senin (10/08/2026), sekira pukul 14.20 WIB setelah sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis pascaoperasi.
Dewi diketahui masuk ke RS Awal Bros Botania pada Senin (27/07/2026) untuk menjalani perawatan sekaligus persiapan operasi ambeien.
Sehari kemudian, Selasa (28/07), Dewi menjalani tindakan operasi.

Teman pria yang mendampinginya di RS Awal Bros Botania, Ando Jaya, mengaku bahwa kondisi Dewi sempat membaik setelah operasi.
Bahkan, Dewi disebut masih dapat makan dan melakukan video call dengan keluarganya.
“Dewi Sartika Sitinjak selesai operasi pukul 21.30 WIB dan masuk ruang rawat inap sekitar pukul 23.30. Perawat datang untuk melakukan suntik, katanya itu untuk pereda nyeri, radang dan pendarahan,” ujar Ando saat ditemui di lorong ICU/ICCU, RS Awal Bros Botania, Senin (10/08).
Namun, kondisi Dewi disebut mulai memburuk setelah mendapatkan sejumlah obat.
Ando mengatakan Dewi menerima tiga dosis obat, dua di antaranya diberikan melalui suntikan dan satu dosis melalui infus.
Setelah pemberian obat tersebut, Dewi disebut mengalami keluhan sesak dan nyeri. Kondisinya kemudian semakin memburuk hingga mengalami kejang dan kehilangan kesadaran.
“Setelah suntikan pertama, Dewi Sudah mengeluh ke suster. Namun jawaban suster mengatakan ‘Bentar aja itu kak, itu reaksi obat saja’,” kata Ando.
Namun kemudian, mahasiswi jurusan Akuntansi Universitas Terbuka yang akan wisuda pada Februari 2027 itu, kini telah meninggal dunia.
“Dewi juga mahasiswa di Universitas Terbuka jurusan Akuntansi. Bulan dua tahun depan dia wisuda, dan kami juga sudah berencana akan menikah bulan lima tahun depan,” ujar Ando dengan nada sedih.
Semasa hidup, Dewi tinggal di Dormitori Blok Q. Ia telah 6 tahun bekerja di PT Yageo yang dulunya merupakan PT Schneider. Jenazahnya kini dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak RS Awal Bros Botania terkait kondisi medis Dewi, penanganan pascaoperasi, maupun penyebab meninggalnya pasien tersebut.
Sementara ketika coba mengkonfirmasi kepada manajemen di RS Awal Bros Botania, pihak security mengatakan pihak manajemen belum bersedia diwawancarai. (H)

