BatamNow.com – Para calon penumpang yang menunggu di lantai 2 Pelabuhan Domestik Sekupang, terpaksa berpanas-panasan, sebab fasilitas pendingin ruangan (AC) di ruang tunggu keberangkatan itu mati, Sabtu (29/03/2025).
Pantauan BatamNow.com di lokasi, terlihat banyak di antara sekitar ribuan calon penumpang sibuk mengipas-ngipas karena temperatur ruangan yang panas, apalagi kini pelabuhan itu padat di momen arus mudik Lebaran.

Pelabuhan Domestik Sekupang menggunakan AC central, namun kini mati sehingga suhu ruangan menjadi relatif tinggi di ruang tunggu. Memang ada 8 unit kipas angin, namun belum mampu menyejukkan ruang tunggu yang cukup luas dengan orang yang berjubel.
@batamnow Para calon penumpang yang menunggu di lantai 2 Pelabuhan Domestik Sekupang, dipaksa berpanas-panasan, sebab pendingin ruangan (AC) di ruang tunggu keberangkatan itu mati, Sabtu (29/03/2025). Pantauan BatamNow.com di lokasi, terlihat banyak calon penumpang sibuk mengipas-ngipas karena temperatur ruangan yang panas, apalagi kini pelabuhan itu padat di momen arus mudik Lebaran. Baca selengkapnya di BatamNow.com #batam#batamnow #batamtiktokcommunity #batamnews #batamisland #batamhits #batamsirkel #kotabatam #batampunyacerita#semuatentangbatam #galang #barelang #bpbatam #fyp #batam #batamdaily #batampunyacerita #batamhariini ♬ Minimal for news / news suspense(1169746) – Hiraoka Kotaro
Direktur BU Pelabuhan BP Batam Minta Maaf
Dikonfirmasi terkait kondisi ruang tunggu tanpa AC menyala, Direktur Badan Usaha (BU) Pelabuhan BP Batam Dendi Gustinandar menyampaikan permintaan maaf kepada para pengguna jasa di Pelabuhan Domestik Sekupang.
“Ke depan kami akan menambah beberapa bantuan seperti kipas angin dan nanti kita akan memasang mesin pendingin. Sekali lagi kami minta maaf ini menjadi catatan buat kami agar tahun tahun ke depan kita agar lebih siap, untuk menghadapi hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Dendi kepada BatamNow.com, pertelepon, Sabtu (29/03) pagi.
Ia katakan, tadi juga ada masalah habisnya tiket di Pelabuhan Domestik Sekupang dan segera dicarikan solusi.
“Tadi juga masalah tiket sudah kami selesaikan bersama untuk tiket yang habis ini, maka saya langsung ke pelabuhan untuk memantau melihat dan menenangkan para pengguna jasa, dan anak-anak kecil kita bawa ke kantor agar bisa lebih nyaman, itu yang bisa kita lakukan saat ini,” jelasnya.

Penumpang Dipungut Boarding Pass Rp 10 Ribu untuk Biaya Pelayanan
Meski telah membayar boarding pass (pass penumpang), calon penumpang di pelabuhan milik Badan Pengusahaan (BP) Batam itu tak dapat menikmati fasilitas secara maksimal.
BP Batam sendiri memungut boarding pass dengan tarif Rp 10.000 per penumpang per kunjungan di Pelabuhan Domestik Sekupang. Pungutan itu diatur daam Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 yang mengubah Perka 27/2021.
Dalam Perka itu dijelaskan, Pass Penumpang atau Pelayanan Penumpang Kapal adalah besaran satuan biaya atas pelayaan penumpang kapal yang dihitung sejak memasuki beranda keberangkatan, pintu keberangkatan, sampai dengan ponton/ jetty/ dermaga keberangkatan terminal penumpang.
Kepala dan Waka BP Batam Berkunjung, Tapi Tak Tahu AC Mati?
Sebelumnya, Jumat (28/03) kemarin, Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam ex-officio Wakil Kepala (Waka) BP Batam Li Claudia Chandra telah mengunjungi Pelabuhan Domestik Sekupang.
Tapi, kunjungan itu saat subuh hari. Hal itulah yang diduga menjadi sebab sehingga kedua pemimpin Batam itu tak menemui keresahan calon penumpang di ruang tunggu.
Untuk itu, calon penumpang yang merasakan sendiri panasnya ruang tunggu di pagi hari ini meminta Amsakar dan Li Claudia melakukan inspeksi jangan saat subuh hari.
“Katanya semalam wali kota sama wakil wali kota ke sini tapi datangnya subuh, masih dingin. Cobalah sekarang datang biar dilihat dulu keadaan sekarang ini,” kata seorang penumpang yang bajunya terlihat basah karena keringat. (Hendra)

