BatamNow.com – Warga Bengkong Laut dilanda ketakutan setelah menemukan beberapa cacing yang mengalir bersama air keruh dari jaringan perpipaan SPAM BP Batam.
Ketakutan itu mendera Lusi Ariani warga Perumahan Golden Prima di Bengkong Laut.
Ketika dikonfirmasi BatamNow.com, Lusi mengatakan aliran air perpipaan SPAM BP Batam dengan kualitas keruh, sudah terjadi hampir sebulan belakangan ini.
Namun ia baru hari ini coba memeriksa dan ternyata menemukan cacing dari dalam air yang ditampungnya. Itu setelah dia melihat unggahan warganet yang sebelumnya menemukan cacing dari aliran air juga.
“Kondisi air begini udh sekitar 1 bln lebih Tapi saya tau ada cacing nya bru hari ini setelah liat postingan di TikTok Jd saya buktikan sendiri Ternyata benar ada cacing merah nya,” jelas Lusi lewat pesan langsung (DM) di Instagram kepada BatamNow.com, Jumat (05/01/2024).
Ia menjelaskan, penemuan cacing itu ketika ia membuang air keruh yang ditampung di dalam ember. “Pas mau buang air nya banyak lendir2 dan di lendir itu ada cacing2 merah kecil2 seperti di video,” jelasnya.
Cacing yang ditemukan itu pun ia dokumentasikan dan videonya diunggah pada akun Instagram miliknya dengan handle @lusi_ariani92.
“Saya takut nya pas gosok gigi ke minum atau ikut masuk ke dlm tubuh gimna kan bahaya. Apalgi anak2 yg mandi pake air itu,” keluh Lusi.
@batamnow Air SPAM BP Batam Keruh Lagi, Warga Bahkan Temukan Jentik Hingga Cacing Hidup Baca Beritanya di BatamNow.com #batamnow #batamtiktokcommunity #batamhits #batamnews #batamisland #batamsirkel #kotabatam #batampunyacerita #semuatentangbatam #galang #rempang #barelang #bpbatam #muhammadrudi #fyp #fypシ #fypシ゚viral #jokowidodopresidenkita #jokowidodo #airminum #airbatamhilir #airbatamhulu #spambpbatam ♬ Ini Parah Ni – A Kiil Mustafa
Hari ini saja, Lusi sudah menemukan 6 cacing dari air perpipaan yang mengalir di rumamhnya. “Yg saya temukan td 6 cacing yg slama ini mungkin lebih,” jelasnya, Jumat (05/01).
Lusi pun berharap keresahannya itu mendapat atensi dan solusi dari PT Air Batam Hilir (ABHi) mitra Badan Usaha (BU) SPAM BP Batam dalam pelayanan air minum.
“Blm ada yg dtg cek,” tukasnya.
Lusi mengaku belum sempat melaporkan temuan cacing itu ke kantor pelayanan SPAM BP Batam.
“Karna pasti ada cacing nya baru hari ini jd blm ada lapor ke mana2,” jelasnya.
“Mohon segera di adukan ya pak/ bu Atas keluhan ini,” pintanya.
Untuk sementara ini, Lusi menggunakan semacam kain untuk memfilter aliran air SPAM yang mengalir lewat keran di rumahnya. Baru menampung air satu ember, katanya, filter tersebut sudah menghitam. “Dan tetap ada cacing,” katanya.
Ketika dikonfirmasi soal temuan cacing dari aliran air SPAM oleh warga Batam ini, Direktur Utama (Dirut) PT ABHi Mujiaman Sukirno tak membantah. Namun ia seperti mengklaim sudah mendatangi pelanggan yang mengalami masalah tersebut.
“Kami juga telah mendatangi pelanggan yang bermasalah, Mengecek di seluruh jaringan yang berpotensi masalah agar tidak terjadi lagi,” katanya kepada BatamNow.com lewat pesan WhatsApp, Jumat (05/01/2024).
Media ini pun menjelaskan lagi bahwa warga Bengkong Laut masih menemukan cacing bersama air keruh yang mengalir dari jaringan perpipaan SPAM BP Batam hingga Jumat (05/01).
Mujiaman berjanji segera menindaklanjuti persoalan kualitas air SPAM yang dialami warga Bengkong Laut itu.
“Terimakasih bantuan nya. Segera kami TL. Mohon alamat pasti nya ya Pak. Siap sampaikan segera kami bantu ya pak,” kata Mujiaman kepada BatamNow.com dan memberikan alamat pelanggan tersebut seizinnya. (D)

