AJI Batam Gelar Pelatihan Tangkal Hoaks di Universitas Putera Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

AJI Batam Gelar Pelatihan Tangkal Hoaks di Universitas Putera Batam

12/Okt/2023 14:58
AJI Batam Gelar Pelatihan Tangkal Hoaks di Universitas Putera Batam

AJI Batam menggelar workshop "Cek Fakta dan Pencegahan Penyebaran Hoax/ Fact Checking and Preventing the Spread of Hoaxes", di Universitas Putera Batam, Kamis (12/10/2023). (F: Dok. AJI Batam)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam menggelar pelatihan (workshop) cek fakta guna menangkal dan mencegah penyebaran hoaks, di Universitas Putera Batam (UPB), Tembesi, Kamis (12/10/2023).

Workshop bertema “Cek Fakta dan Pencegahan Penyebaran Hoax/ Fact Checking and Preventing the Spread of Hoaxes” ini, mendatangkan dua trainer bersertifikasi dari AJI Indonesia dan Google News Initiative.

Pelatihan yang diikuti 26 mahasiswa dari berbagai jurusan UPB ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 12-13 Oktober 2023.

Dekan Fakultas Teknik UPB Welly Sugianto membuka langsung acara pelatihan tersebut. Ia mengatakan, tema pelatihan ini sangat menarik terlebih lagi untuk zaman digital saat ini.

“Ini tema yang bagus, sejalan dengan perkembangan komunikasi dalam hidup kita,” kata Welly.

Ia melanjutkan, apalagi AJI Kota Batam mendatangkan dua narasumber berkompeten. “Ini menarik diikuti semua kalangan, kalau saya tidak mengajar saya akan ikut juga,” katanya.

Welly berharap mahasiswa bisa konsentrasi mengikuti pelatihan. “Semoga apa yang disampaikan pemateri bisa bermakna,” katanya.

Baca Juga:  AJI Batam Kecam Intimidasi dan Pemaksaan Menghapus Video Jurnalis

Pelatihan di hari pertama disampaikan Yose Hendra Trainer Cek Fakta. Ia menjelaskan, beberapa penyebab hoaks beredar di masyarakat, termasuk memberikan pemahaman soal sikap skeptis terhadap semua informasi.

“Jadi kalau dapat informasi, jangan langsung disebar, cek dulu kebenaranya,” kata Yose yang juga Pemimpin Redaksi Langgam.id.

Begitu juga yang disampaikan Yogi Eka Sahputra Jurnalis Tempo dan Mongabay. Ia memaparkan, banyak modus yang dilakukan penyebar hoaks saat ini, termasuk untuk mencari keuntungan. “Bahkan hoaks bisa berdampak kepada terjadinya menghilangkan nyawa seseorang,” katanya.

Mahasiswa mengikuti pelatihan dengan antusias. Mereka juga diminta memecahkan beberapa soal, untuk dicari kebenaran informasinya, berdasarkan tools yang sudah diberikan trainer. (*)

Berita Sebelumnya

Eks Kepala BNN Kepri Raih Gelar Doktor Hukum Cumlaude

Berita Selanjutnya

Tanpa Pemberitahuan Air SPAM Batam Mati Lagi, Pelanggan Menjerit Lagi

Berita Selanjutnya
Kabar Akhir Kontrak Massal Karyawan Kala PT Moya Indonesia Raup Pendapatan Ratusan Miliar Rupiah

Tanpa Pemberitahuan Air SPAM Batam Mati Lagi, Pelanggan Menjerit Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com