AL Siagakan KRI Antisipasi Kapal China Wara-wiri di Natuna - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

AL Siagakan KRI Antisipasi Kapal China Wara-wiri di Natuna

by BATAM NOW
17/Sep/2021 15:04
AL Siagakan KRI Antisipasi Kapal China Wara-wiri di Natuna

TNI AL berjanji memberi rasa aman kepada nelayan di perairan Natuna Utara dari kapal asing. (F: ANTARA FOTO/ HO/ Dispen Koarmada I)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – TNI Angkatan Laut meminta nelayan di perairan Natuna Utara tidak takut dengan keberadaan kapal asing. Dilansir CNNIndonesia.com, Kepala Dinas Penerangan Koarmada I, Letkol Laode Muhammad mengatakan TNI AL akan selalu ada untuk memberi rasa aman.

“TNI AL memang rutin melakukan patroli di perairan Natuna untuk memberikan keamanan bagi para nelayan,” tutur Laode kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/09/2021).

TNI AL berjanji mengirim kapal untuk patroli 1×24 jam di perairan Natuna Utara demi memberi rasa aman pada nelayan Indonesia.

Laode mengamini perairan Natuna dekat dengan Laut China Selatan (LCS) yang saat ini masih diklaim banyak negara, termasuk China. Alhasil, ketegangan masih terjadi dan membuat banyak kapal perang negara lain turut wara-wiri.

“Karena LCS memang daerah klaim, khususnya China, sehingga, intensitas kapal-kapal asing juga meningkat,” tutur Laode.

Panglima Koarmada I Laksamana Muda Arsyad Abdullah juga menegaskan bahwa TNI AL mengirim armada yang berjaga di perairan Natuna Utara 1×24 jam. Itu dilakukan untuk memberi rasa aman pada nelayan.

Ia juga menegaskan bahwa sikap TNI AL di Laut Natuna Utara sangat tegas untuk melindungi kepentingan nasional. Didasari hukum nasional dan internasional, TNI AL tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran apapun di Laut Natuna Utara.

Baca Juga:  Bareskrim Tangkap Gus Nur di Malang!

“Salah satu tugas TNI AL memang menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Keamanan Laut (Bakamla) menyatakan ada ribuan kapal asing yang memasuki perairan Natuna Utara yang dekat dengan Laut China Selatan. Bakamla menyampaikan itu saat rapat bersama Komisi I DPR pada 13 September lalu.

Sekretaris Utama Bakamla, Laksda S. Irawan bahkan menyebut kapal-kapal asing itu tidak terdeteksi oleh radar. Hanya bisa terlihat oleh pandangan mata saat Bakamla melakukan patroli dari udara.

“Kalau kita lihat di pantauan radar atau pantauan dari Puskodal kami, sampai saat ini di daerah overlapping itu masih ada 1, 2, 3, 4, 5, 6 kapal-kapal Vietnam, pantauan radar, termasuk kapal-kapal coast guard China,” kata Irawan saat rapat bersama DPR.(*)

Berita Sebelumnya

Soal Pembangunan Ulang Pasar Induk Jodoh Nan Modern, Ketua LAI-BPAN Kepri: Tidak Cocok di Masa Pandemi Covid-19

Berita Selanjutnya

Update Covid-19 Batam: 6 Kasus Baru, 8 Sembuh dan Nihil Kematian

Berita Selanjutnya
Update Covid-19 Batam: 11 Kasus Positif Baru, 11 Sembuh dan Nihil Kematian

Update Covid-19 Batam: 6 Kasus Baru, 8 Sembuh dan Nihil Kematian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com