BatamNow.com, Gorontalo – Ditengah pandemi masih mengancam, kelakuan negatif sebagian orang semakin menjadi-jadi.
Ada yang tega mengkorupsi dana sosial orang miskin bantuan negara dan masih ada kelakuan negatif lainnya.
Misalnya, Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi tersandung kasus narkoba dengan 11 anggotanya.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo ini pun digrebek warga bersama polisi karena selingkuh dengan istri orang di kos-kosan.
Kejadian menghebohkan itu, Selasa (16/02/2021) di Kabupaten Gorontalo, Sulawesi Selatan.
Waktu masih pukul 20.30 WITA. Di salah satu kamar kos-kosan di bilangan Jalan KH. Adam Zakaria, Kelurahan Dembe Jaya, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.
Berawal dari kecurigaan EW kepada sang istri yang selingkuh dengan Haris Soeparto Tome (HST).
Selasa malam itu, istri EW pamitan untuk nongkrong bersama sahabatnya di salah satu lokasi di Kota Gorontalo.
“Kronologisnya, istri saya berpamitan mau ke Up Normal bersama rekan-rekannya. Setelah itu saya antar di Kelurahan Hutuo,” ujar EW kepada GoSulut.id — jaringan Suara.com.
Merasa ada yang tidak beres, EW membuntuti istrinya. Kemudian terlihat menaiki mobil yang diduga mobil Dinas Kominfo Gorontalo.
“Ternyata mobil yang dinaiki istri saya tidak masuk ke lokasi Up Normal namun terus ke arah kos-kosan di Jalan KH. Adam Zakaria,” ujar EW.
Setelah menunggu beberapa saat, EW kemudian menghubungi temannya Anggota Polsek Kota Utara dan langsung menuju TKP.
Tanpa mengulur waktu, Anggota dari Polsek Kota Gorontalo Utara itu turun dan sama-sama melakukan penggerebekan.
“Saya dapatkan mereka berdua di kamar. Di kamar itu istri saya sudah tidak menggunakan pakaian pada saat turun dari rumah,” jelas EW.
EW mengungkapkan, kecurigaannya terhadap hubungan istrinya bersama HST sebenarnya sudah berlangsung lama. Namun dia tidak mengindahkan perasaan atau pun informasi yang sampai ke telinganya.
Menurut EW, HST sang Kadis Kominfo peselingkuh yang juga menjabat sebagai Ketua Kadis Kominfo se-Indonesia ditangkap basah berduaan dengan istrinya.
HST, Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo terpilih sebagai Ketua Umum Forum Kadis Kominfo Kabupaten/Kota se-Indonesia, September 2019.
Laporan kasus “tali air” itupun masuk juga ke kantor polisi setempat. Tentu pelapornya EW.
Menanggapi laporannya, EW mengatakan akan tetap melanjutkan perkara tersebut.
“Saya ingin prosesnya tetap dilanjutkan karena mengingat lelaki yang bersama istri saya ini seorang panutan warga, karena saya juga sebagai warga seharusnya dia ini memberikan contoh yang baik,” pungkas EW.
Ah, Ada-ada saja.(*)

