BatamNow.com – Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (AMAR-GB) menjadi wadah warga Rempang-Galang yang tetap kukuh menolak digusur-geser dari tanah sejarah mereka.
Menurut Koordinator Umum AMAR-GB, Ishak, aliansi ini merupakan buah perjuangan setelah setahun lebih menolak Proyek Starategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City, dan relokasi sebagai dampaknya.
“Aliansi ini adalah buah dari perjuangan setahun lebih ini, jadi yang selama setahun ini, ada carut marut orang yang berjuang antara yang mau direlokasi dengan orang yang tidak mau direlokasi tidak terlalu jelas,” kata Ishak, kepada BatamNow.com, di depan Sekretariat AMAR-GB, di Pulau Rempang, Minggu (20/10/2024).

Menurutnya, AMAR-GB fokus kepada warga Rempang-Galang yang tetap kukuh menolak direlokasi.
“Aliansi ini didirikan hanya fokus terhadap masyarakat yang masih bertahan dan masyarakat yang menolak direlokasi, kita kumpulkan dalam satu wadah di AMAR-GB ini,” ujar Ishak.
Masih menurut Ishak, aliansi tersebut dan anggotanya akan tetap tegak lurus yakni menolak relokasi.
“Kami akan tetap tegak lurus pada perjuangan ini, apapun nanti hasilnya, walaupun kami diiming-iming apapun, kami tetap tidak mau direlokasi,” ucap Ishak.
Menurut Ishak lagi, beberapa organisasi yang muncul sebelumnya hanya mengatasnamakan Rempang-Galang namun tak selaras dengan perjuangan menolak relokasi.
“Karena beberapa organisasi yang muncul selama ini hanya mengatasnamakan warga Rempang Galang tetapi tidak berpihak kepada orang yang berjuang mempertahankan tanah ulayat ini,” ujar Ishak.
Ishak menegaskan bahwa anggota AMAR-GB tidak ada yang merupakan anggota ataupun pecahan dari aliansi-aliansi sebelumnya.
“Tidak ada, kebetulan memang kami saring betul, daripada ada hal yang mencurigakan makanya kami tidak mau merekrut mereka. Kami berfokus kepada orang-orang yang murni berjuang, dan kami pastikan bahwa walaupun ada suatu saat nanti yang masuk ke aliansi ini tetap tegak lurus menolak relokasi ini,” ujar Ishak.
Saat ini, Amar-GB berisikan 26 anggota yang merupakan perwakilan masyarakat kampung-kampung di Rempang khususnya di Sembulang. Tak menutup kemungkinan, jumlah anggotanya akan bertambah.
Bendahara AMAR-GB, Wadi juga menjamin keanggotaan di aliansi tersebut memiliki visi dan misi yang sama, menolak relokasi.
“Insya Allah, kemarin pada saat pelantikan itu, memang kami mengadakan sumpah untuk organisasi inilah. Kami memang baru belajar berorganisasi, tetapi mudah-mudahan kami akan menekuni organisasi tersebut supaya lari dari kelencangan-kelencangan tersebut, supaya pengurus-pengurus dari aliansi ini agar tegak lurus,” ujar Wadi.
Terpisah, beberapa pemberitaan mengatakan, bahwa jumlah warga yang menyetujui relokasi dan pindah ke perkampungan baru di Tanjung Banun, imbas PSN Eco City, terus bertambah.
Adakah anggota AMAR-GB yang ikut pindah ke hunian baru itu?
“Kalau masyarakat Sembulang memang ada, dan itu tidak masuk ke AMAR-GB, karena aliansi ini, kami pilih orangnya, orang yang tegak lurus. Kami tidak mau yang masuk ke aliansi ini orang yang membuat aliansi ini jadi hancur,” jelas Wadi.
Sebelumnya, seluruh warga Rempang yang kukuh menolak relokasi dan tergabung dalam AMAR-GB, membacakan surat terbuka untuk Presiden terpilih Prabowo Subianto yang baru beberapa jam saja dilantik, Minggu (20/10).
@batamnow Seluruh warga Rempang yang kukuh menolak relokasi dan tergabung dalam Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (Amar-GB), membacakan surat terbuka untuk Presiden terpilih Prabowo Subianto yang baru saja dilantik hari ini, Minggu (20/10/2024). Pembacaan surat itu dipimpin langsung oleh Kordinator Umum Amar-GB, Ishak serta didampingi oleh ratusan warga Rempang, di depan pintu masuk Kampung Sembulang Hulu. Sebelum pembacaan surat ini, para warga serta anggota Amar-RB, berkumpul di halaman depan Sekretariat Amar-RB, sekira pukul 14.00 WIB. Lalu setelah semuanya hadir dan berkumpul, kemudian warga bersama-sama berjalan kaki menuju depan pintu masuk kampung untuk membacakan surat terbuka untuk Presiden Prabowo. Baca Beritanya di BatamNow.com #batamnow #batamtiktokcommunity #batamhits #batamnews #batamisland #batamsirkel #kotabatam #batampunyacerita #semuatentangbatam #galang #rempang #barelang #bpbatam #muhammadrudi #fyp #fypシ #fypシ゚viral #jokowidodopresidenkita #jokowidodo #rempangecocity #rempanggalangtanahmelayu #ham #komnasham #amargb ♬ Piano Violin Ibu Pertiwi – Aditya Cipta Gumilar
Pembacaan surat itu dipimpin langsung oleh Koordinator Umum AMAR-GB, Ishak serta didampingi oleh ratusan warga Rempang, di depan pintu masuk Kampung Sembulang Hulu.
Surat terbuka itu secara garis besar meminta Presiden Prabowo untuk melindungi masyarakat adat dan tempatan di Pulau Rempang. (Aman)

