Anak Semata Wayang Meninggal Terseret Arus Air Gorong-gorong. Tinggallah Ibu Sebatang Kara - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Anak Semata Wayang Meninggal Terseret Arus Air Gorong-gorong. Tinggallah Ibu Sebatang Kara

21/Nov/2020 21:21
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pilu nasib Haryati sepeninggal, Zida Akmal, Sabtu (21/11/2020) yang terseret arus air gorong-gorong di Sekupang.

Anak laki-laki berusia 10 tahun ini, putra semata wayang harapan Haryati tewas, setelah 4 saudaranya meninggal jauh sebelumnya.

Baca Juga:  Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Arus Air Gorong-gorong di Sekupang, Saat Mandi Hujan

Anak Sekolah Dasar (SD) Negeri 003 Sekupang di Batam ini adalah anak ke 2 dari 5 bersaudara.

Ayahnya ternyata bekerja di Malaysia. Haryati pun tak punya keluarga dekat di Batam.

Kini, Haryati tinggallah sendiri di rumah kontrakannya di Perumahan Riau Bertuah Tahap 3 Blok D No 12A, Sekupang.

Wartawan BatamNow.com Panahatan memang berada di Rumah Sakit (RS) Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam peliputan saat jasad bocah ini sedang dimandikan di ruang jenazah.

Keadaan ibu korban yang ditaksir berusia 50-an tahun itu sedang basah kuyup, kedinginan ketika mengantar dan menunggu anaknya di RS BP Batam.

Panahatan pun tak segan mengantarkan Haryati kembali ke rumah kontrakannya yang berjarak sekitar 8 km dari rumah sakit, di saat anaknya masih dikemasi di ruang jenazah.

“Ibu itu sudah basah kuyub dan kedinginan serta tak ada keluarganya di Batam. Saya iba dan tak tega melihatnya karena ditinggal mati anaknya,” ujar wartawan Batamnow.com ini melaporkan dari Sekupang.

“Saya antar ibu itu pulang ke kontrakannya dengan kendaraan mobil saya. Dalam perjalanan, saya sempat melemparkan beberapa pertanyaan,” ucapnya lewat telepon melaporkan ke kantor BatamNow.com di kawasan Ruko Sukajadi.

Jasad anaknya, katanya, menyusul ke rumah kontrakan itu dibawa dengan mobil ambulans oleh Ketua RT.

Bagaimana sebenarnya kisah kehidupan Haryati . Sudah berapa lama keempat anaknya meninggal terdahulu. Sejak kapan suaminya Sarkawi mencati nafkah di Malaysia?

Ikuti hasil liputan BatamNow.com selanjutnya.(*)

Note: Belajar dari kejadian ini, hendaknya para orang tua dapat memberikan perhatian lebih kepada anak agar tidak bermain di luar saat hujan deras

Berita Sebelumnya

Penutupan IGD RSUD Embung Fatimah Diperpanjang Karena Covid-19

Berita Selanjutnya

Viral, Video Oknum Polwan Kanit Narkoba di Lampung Terekam Asyik Nyabu

Berita Selanjutnya
Viral, Video Oknum Polwan Kanit Narkoba di Lampung Terekam Asyik Nyabu

Viral, Video Oknum Polwan Kanit Narkoba di Lampung Terekam Asyik Nyabu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com