Anggota DPR Minta BP Batam Awasi Ketat Kontraktor, Robohnya Plafon Masjid Tanjak Jangan Terulang - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Anggota DPR Minta BP Batam Awasi Ketat Kontraktor, Robohnya Plafon Masjid Tanjak Jangan Terulang

Nyat Kadir: Soal Sanksi Tergantung Pemberi Proyek

by BATAM NOW
08/Sep/2022 16:53
Dukung Pembangunan Sirkuit F1 di Bintan, DPR RI: Harus Berdampak Bagi Kesejahteraan Rakyat

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Drs. H. Nyat Kadir. (F: Dok. Partai NasDem)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Robohnya plafon Masjid Tanwirun Naja alias Masjid Tanjak Batam yang baru 77 hari diresmikan, menjadi keprihatinan bersama. Apalagi pembangunan masjid megah tersebut menelan dana sekitar Rp 40 miliar.

Ketika dikonfirmasi terkait hal ini, Nyat Kadir Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem dapil Kepulauan Riau, meminta kontraktor yang mengerjakan bangunan Masjid Tanjak segera memperbaiki. “Ini kan masih tanggung jawab perusahaan atau kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Harus segera diperbaiki sehingga aktivitas umat tidak terganggu,” ujarnya kepada BatamNow.com, Kamis (08/09/2022).

Ia juga meminta agar BP Batam mengawasi dengan ketat kontraktor yang mengerjakan Masjid Tanjak.

“Kontraktor harus diawasi ketat oleh pihak BP Batam, uji kekuatan plafon untuk jaminan kesalamatan para jamaah sehingga kejadian ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Mengenai sanksi terhadap kontraktor Masjid Tanjak, menurut Nyat Kadir itu tergantung BP Batam selaku pemberi proyek.

“Saya kira tanggung jawab utama adalah memperbaiki atap dan plafon dengan kredibel untuk jaminan keamanan bagi jamaah. Soal sanksi tergantung pemberi proyek,” ucapnya.

Ia menduga robohnya plafon akibat intensitas curah hujan yang tinggi. “Ini bisa diakibatkan curah hujan yang tinggi. Air hujan berkumpul di bagian atap dan membuat plafon rapuh, sehingga rubuh,” kata Anggota Komisi VI DPR RI ini.

Baca Juga:  Viral Ambruknya Plafon Masjid Tanjak Batam Setelah 77 Hari Diresmikan

Dia meminta agar konstruksi di bagian atap masjid tersebut disesuaikan dengan model masjid yang bundar. “Konstruksi plafon atap harus menyesuaikan bentuk masjid yang bundar, sehingga bisa kuat menopang,” usulnya.

Demikian juga harus diperhatikan saluran pembuangan airnya. “Jangan sampai air berkumpul di atas dan sulit turun, sehingga membuat plafon rentan untuk runtuh. Benar-benar harus diperiksa konstruksi di bagian atap agar kejadian ini tidak terulang kembali,” pinta Nyat Kadir.

Sejauh ini, dirinya tidak melihat ada indikasi korupsi dalam bentuk pengurangan kualitas barang-barang material untuk membangun.

Ia bersyukur tidak ada korban jiwa karena peristiwa tersebut. “Kalau hanya plafon yang rusak, bukanlah masalah hal yang terlalu besar. Bisa diperbaiki struktur atap dan jalan air hujan yang tepat,” pungkasnya. (RN)

Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar Minta KPK dan Kemendagri Fasilitasi Partisipasi Interest dan Optimalisasi Labuh Jangkar

Berita Selanjutnya

Lagi, Kini Data Agen Intel BIN Diduga Bocor. Indonesia Disindir Negara Open Source

Berita Selanjutnya
Waspada, Modus Pembajakan Akun WhatsApp Berkedok Salah Isi Pulsa

Lagi, Kini Data Agen Intel BIN Diduga Bocor. Indonesia Disindir Negara Open Source

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com