Astaga! Covid Singapura Meledak Lagi, Rekor Baru 3.703 Kasus Harian. Lebih Parah dari Indonesia - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Astaga! Covid Singapura Meledak Lagi, Rekor Baru 3.703 Kasus Harian. Lebih Parah dari Indonesia

10/Okt/2021 08:58
Meledak! Kasus Positif Covid Singapura Nyaris 3.000 Sehari

Ilustrasi Singapura. (F: Aristya Rahadian)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kasus Covid-19 baru di Singapura kembali menembus rekor terbaru, Sabtu (09/10/2021). Kali ini, kasus tambahan tercatat 3.703, dengan 2.868 kasus komunitas, 832 kasus asrama migran dan tiga kasus impor.

Sementara Indonesia di hari yang sama, mencatatkan penambahan yang lebih sedikit yakni 1.167 kasus positif Covid-19.

Dilansir CNBCIndonesia.com, ini merupakan penambahan tertinggi sejak gelombang terbaru menyerang Singapura Agustus 2021. Jumat, kasus Covid-19 Singapura tercatat 348 kasus.

Kematian juga menembus rekor baru. Kemarin, Singapura melaporkan 11 kematian baru, lima lelaki dan enam perempuan rentang umur 56 hingga 90 tahun.

Penambahan kasus ini membuat Singapura mencatat 124.157 total kasus sejak pandemi menyerang di 2020. Negara itu mencatat total kematian 153.

Saat kasus naik tinggi, pemerintah Singapura kembali mengumumkan langkah-langkah terbaru untuk menuju normal baru (new normal). Langkah berdamai dengan Covid-19 itu ditegaskan PM Singapura Lee Hsien Loong, dalam konferensi persnya kemarin.

Aturan tersebut mencakup protokol kesehatan yang disederhanakan, pembaruan program pemulihan rumah, dan pembukaan kembali perbatasan lebih lanjut. Aturan ini diperkirakan akan diterapkan dalam tiga hingga enam bulan lagi.

Baca Juga:  Ivermectin Belum Masuk Batam. Kadis Kesehatan: Harus Pakai Resep Dokter

Khusus protokol kesehatan yang disederhanakan ini akan mulai diberlakukannya pada 11 Oktober 2021.

“Tidak ada lagi diagram alur yang rumit. Warga harus jelas apa yang harus dilakukan jika mereka dinyatakan positif, atau jika mereka bersentuhan dengan seseorang yang terinfeksi,” ujarnya seperti dikutip dari Straits Times, Sabtu (09/10).

Saat ini Singapura masih menerapkan pembatasan pergerakan warga. Pertemuan masih dibatasi, warga diminta bekerja dari rumah dan siswa masih diminta belajar online hingga 24 Oktober.

Kasus Singapura diprediksi pemerintah akan terus meningkat. Bahkan bisa mencapai 5.000 atau 10.000 per hari pekan depan.(*)

Berita Sebelumnya

Arab Saudi Resmi Buka Pintu Umrah untuk Indonesia

Berita Selanjutnya

Gubernur Tegaskan Batam dan Bintan Sangat Siap Terima Turis Mancanegara

Berita Selanjutnya
Gubernur Tegaskan Batam dan Bintan Sangat Siap Terima Turis Mancanegara

Gubernur Tegaskan Batam dan Bintan Sangat Siap Terima Turis Mancanegara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com