BatamNow – Rationing atau penggiliran distribusi air ke pelanggan ATB di Batam ditunda untuk sementara.
Hal itu diungkap Head of Coorporate Secretary PT Adhya Tirta Batam (ATB), Maria Jakobus, ke BatamNow, Jumat (13 Maret 2020).
“Untuk penggiliran Minggu (15 Maret 2020) barusan diinstruksikan oleh BP Batam untuk ditunda sampai dengan minus 3.4 dari bawah permukaan spillway,” tulis Maria lewat pesan WhatsApp.

Menurut Maria, posisi debit air di Dam Duriangkang saat ini berada di minus 3,2 di bawah Spillway.
Dam Duriangkang mengalami penyusutan 2 centimeter per hari. Untuk sampai di posisi minus 3,4 ada sekitar 10 hari ke depan.
“Jika tidak turun hujan dan turun terus 2cm bisa 10 hari ke depan tergantung apakah cuaca panas terik atau bagaimana,” tambah Maria.
Setidaknya jika hujan tak turun di Batam, Rationing baru akan diberlakukan 25 Maret mendatang.
Sebelumnya kesepakatan BP Batam dengan ATB, rationing akan diberlakukan mulai 15 Maret ini dengan opsi 2 hari off dan 5 hari on.
Skenario 2:5 pun sudah disiapkan. Skenario pertama: Kamis dan Minggu off, 5 hari lainnya on. Skenario kedua: Sabtu dan Minggu off, 5 hari lainnya on alias mengalir.
Rationing sendiri ditempuh untuk memperpanjang umur distribusi air dari Dam Duriangkang yang menopang 80 persen suplai air ke pelanggan.
Namun rencana per 15 Maret itu diundur, mungkin pihak BP Batam punya pertimbangan lain sehingga merubah jadwal rationing untuk sementara.(Junpa/Om)
