Bandara Hang Nadim Ngebut Bersolek Supaya Tidak Di-down Grade? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Bandara Hang Nadim Ngebut Bersolek Supaya Tidak Di-down Grade?

06/Apr/2023 07:33

Bandara Hang Nadim Batam. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Saat ini, upaya pembenahan di segala sisi tengah gencar dilakukan oleh Bandara Internasional Hang Nadim di Batam, Kepulauan Riau. Konon kabarnya, penggesaan perbaikan dilakukan agar bandara kebanggaan warga Batam tersebut tidak di-down grade oleh Pemerintah Pusat.

Dalam keterangan resminya, Jumat (31/03/2023) lalu, Direktur PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan, sejak beralihnya pengelolaan Bandara Hang Nadim ke PT BIB pada 1 Juli 2022, dilakukan perubahan strategi layanan yang akan diterapkan lima tahun pertama.

Dijelaskan, ada 4 tahapan perubahan layanan yakni, pada 2022 BIB fokus pada transisi dan adaptasi. Lalu di 2023-2024 ini terfokus pada pengaktifan pengalaman pelayanan kebandarudaraan serta mengaktifkan rute-rute yang pernah dilayani dan mengembangkan rute baru.

Kemudian di 2025 memperkenalkan revolusi pelayanan dengan pengoperasian Terminal 2 yang merupakan wajah baru Bandara Hang Nadim. Pada 2026, penerapan transformasi secara keseluruhan baik kelembagaan dan pelayanan kepada pelanggan.

“Pendekatan perubahan layanan tersebut menekankan pada pemanfaatan ekosistem bisnis sesuai dengan potensi perekonomian Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pariwisata, yang memiliki profil penumpang pengguna jasa mayoritas adalah masyarakat industri dan bisnis, yang memiliki perilaku untuk memperoleh kemudahan dan kenyamanan bandar udara, baik berupa layanan langsung maupun layanan pendukung seperti layanan transportasi darat,” ujar Pikri.

Menurutnya, Bandar Udara Hang Nadim akan dikembangkan dengan menggunakan kearifan lokal, baik dari sisi desain sampai dengan pola kerjasama yang menggunakan ekosistem ekonomi madani sebagai kolaborasi antar pelaku ekonomi.

Wujud kolaborasi tersebut, sambungnya, secara perlahan diimplementasikan dengan telah aktifnya rute-rute lama dan rute baru yang menghubungkan Batam dengan kawasan lain di Indonesia, serta rute penerbangan internasional juga akan terus bertambah di tahun 2023. “Secara intensif manajemen PT BIB sedang mempersiapkan tambahan rute ke Kuala Lumpur Malaysia serta rute ke Korea,” jelasnya.

Baca Juga:  Buaya di Hutan KKOP Bandara Hang Nadim Ditangkap Petugas, Dulu Viral Penampakannya!

Namun, rumor yang beredar, pembukaan rute Batam-Korea Selatan masih diperuntukkan bagi pesawat carteran, belum untuk reguler.

Lebih jauh Pikri mengatakan, keseriusan peningkatan layanan tersebut telah membuahkan hasil dengan telah diperolehnya indeks pelayanan (periode Januari sampai Maret 2023) yang telah melampaui target penilaian kepuasan pelanggan yang ditentukan oleh BP Batam sebagai mitra dalam Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Survei kepuasan pelanggan (Airport Service Quality) dilaksanakan oleh Airport Council International (ACI) sehingga independensi penilaian menjadi tolak ukur tingkat profesionalitas PT BIB sebagai pengelola Bandara Hang Nadim.

Santer beredar kabar, Bandara Hang Nadim akan di-down grade. Salah satunya lantaran sejauh ini untuk penerbangan internasional hanya difungsikan untuk melayani jemaah umroh/haji. Begitu pun tidak ada pesawat dari luar negeri yang masuk bandara tersebut. Padahal, bandara ini memiliki landasan pacu sepanjang 4.025 meter dan lebar 45 meter, merupakan yang terpanjang kedua di Asia Tenggara setelah Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Sayangnya, ini tidak dimanfaatkan oleh Bandara Hang Nadim untuk didarati pesawat dari mancanegara.

Ketika coba ditanyakan nasib Bandara Hang Nadim, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati hanya mengatakan, masih dalam evaluasi dan pengkajian. “Belum bisa diputuskan sekarang mana saja bandara yang status internasionalnya akan dicabut,” tukasnya.

Upaya PT BIB mempercantik Bandara Hang Nadim patut dihargai. Apalagi PT BIB merupakan konsorsium yang dibentuk oleh Angkasa Pura I dengan kepemilikan saham 51 persen, Incheon International Airport Corporation (IIAC) 30 persen, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 19 persen. Semoga saja tidak di-down grade. (RN)

Berita Sebelumnya

Dewan Pers: Perusahaan Media Wajib Bayar THR

Berita Selanjutnya

Mahfud MD: Banyak PMI Ilegal Lewat Jalur Resmi, Oknum Aparat Diduga Bagian Sindikat TPPO

Berita Selanjutnya
Mahfud MD: Banyak PMI Ilegal Lewat Jalur Resmi, Oknum Aparat Diduga Bagian Sindikat TPPO

Mahfud MD: Banyak PMI Ilegal Lewat Jalur Resmi, Oknum Aparat Diduga Bagian Sindikat TPPO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com