Bappenas Sebut Kepri Masuk Kategori Provinsi Upper Middle Income - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Bappenas Sebut Kepri Masuk Kategori Provinsi Upper Middle Income

05/Apr/2023 20:02
Bappenas Sebut Kepri Masuk Kategori Provinsi Upper Middle Income

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. (F: net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kepulauan Riau (Kepri) menjadi salah satu dari beberapa provinsi di Indonesia yang masuk kategori upper middle income, bersama Riau dan Kalimantan Utara, dari hasil pengkategorian yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Hanya ada dua provinsi di Indonesia yang masuk kategori high income, yaitu, Jakarta dan Kalimantan Timur,” ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa, dalam keterangan persnya di Jakarta, hari ini.

Diterangkan, saat ini Product Domestic Regional Bruto (PDRB) per kapita Jakarta adalah 20.103, sementara Kalimantan Timur mencapai 16.083 PDRB per kapita,” urainya.

Secara berurutan di bawah Jakarta dan Kalimantan Timur adalah Kalimantan Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan Jawa Timur. “Keempat provinsi ini masuk dalam status upper middle income,” ujar Suharso lagi.

Tidak dijabarkan berapa PDRB untuk daerah-daerah yang masuk kategori upper middle income tersebut.

Disampaikan pula, ada sekitar 20 daerah yang masuk kategori lower middle income. Di Pulau Jawa sendiri yang masuk kategori tersebut antara lain, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

Baca Juga:  Talkshow di tvOne Bersama Bamsoet dan Manajer BRC, Gubernur Ansar Bahas Sirkuit F1 di Bintan

Menurut Suharso, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi harus diprioritaskan untuk daerah yang berstatus lower middle income. “Hal itu juga sebagai bentuk upaya meningkatkan persentase pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 6% sehingga bisa keluar dari Middle Income Trap (MIT) sebelum 2045,” pungkasnya. 

Berita Sebelumnya

Artis ‘Endorse’ Judi Online, Kompolnas Minta Polisi Usut Tuntas

Berita Selanjutnya

Temui Romo Paschal di Batam, Mahfud MD Sudah Kantongi Daftar Jaringan Perdagangan Orang

Berita Selanjutnya
Temui Romo Paschal di Batam, Mahfud MD Sudah Kantongi Daftar Jaringan Perdagangan Orang

Temui Romo Paschal di Batam, Mahfud MD Sudah Kantongi Daftar Jaringan Perdagangan Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com