BatamNow.com – Tak hanya distribusi di SPBU saja, BBM bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBU-N) pun diisukan akan disetop per Senin tanggal 25 Oktober 2021.
Manager SPBU-N di Pulau Setokok, Agus tak menampik hal itu ketika dikonfirmasi BatamNow.com pada Kamis (21/10/2021).
Mengenai isu ini Agus katakan, besok Jumat (22/10), akan diadakan rapat dengan Pertamina, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan serta nelayan.
Dia katakan, ada kemungkinan BBM jenis Premium akan disetop dan diganti dengan Pertalite.
“Besok pagi kita rapatkan bagaimana keputusan dari Pertamina. Karena sampai saat ini pun kita masih isu-isu saja. Mungkin sudah 50 persen lah itu aja sih bakal ada perubahan ke Pertalite. Kalau yang lain-lain kita belum tahu pastinya,” jelas Agus saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/10).
SPBU-N ini, lanjut dia, melayani pembelian BBM oleh nelayan yang dilengkapi surat dari Dinas Perikanan. “Selain nelayan, Dinas Perhubungan juga membeli BBM ke sini,” ucapnya.
Agus menjelaskan SPBU-N yang terletak setelah Jembatan III Barelang ini hanya menjual BBM jenis Premium dan Solar.
“Kuota SPBU-N per bulan untuk Premium 190 KL dan untuk Solar 160 KL. BBM masuk per dua hari sebanyak 16 KL,” rincinya.

Selain isu penyetopan BBM bersbsidi di SPBU-N, Agus juga mengungkapkan beredar informasi penyesuaian harga BBM nantinya.
“Masalah harga itu masih isu juga yang kami dengar. Ada yang bilang Rp 7.000, ada yang bilang Rp 6.800. Ada juga isunya Pertalite harga Premium selama 3 bulan,” ucapnya.
Soal harga terbaru BBM di SPBU-N, kembali ia tegaskan adalah masih sekedar isu saja. “Belum ada yang pasti, jadi kami belum berani menyampaikannya. Jadi besok lah kepastiannya,” pungkasnya. (Hendra)

