Bekas Titik Banjir di Batam Masih Dipenuhi Lumpur dan Sampah, Pemko Belum Bertindak - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Bekas Titik Banjir di Batam Masih Dipenuhi Lumpur dan Sampah, Pemko Belum Bertindak

by BATAM NOW
07/Mei/2025 17:08
Bekas Titik Banjir di Batam Masih Dipenuhi Lumpur dan Sampah, Pemko Belum Bertindak

Material lumpur berpasir sisa banjir, menutupi sebagian aspal badan Jalan Ahmad Yani dekat Simpang Kepri Mall, Rabu (07/05/2025). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Hingga Rabu (07/05/2025), sejumlah titik bekas banjir di Kota Batam masih dipenuhi lumpur, pasir, batang kayu, dan sampah.

Sisa-sisa banjir ini belum dibersihkan, baik oleh Pemko Batam maupun BP Batam, sehingga mengganggu aktivitas pengendara dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan potensi banjir susulan.

Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah kawasan depan Perumahan Aiko Residence, Batam Center. Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung lokasi tersebut pada Selasa (06/05) sebagai bentuk respons cepat terhadap banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Namun demikian, banyak titik lain yang belum tersentuh penanganan dan luput dari kunjungan pejabat.

Beberapa di antaranya adalah kawasan persimpangan Kepri Mall dan jalan dekat SPBU Simpang Baloi.

Setelah hujan deras mereda pada Selasa kamarin, batang pohon, lumpur, dan material banjir lainnya masih tampak menyangkut di beton taman dan pembatas jalan, menimbulkan gangguan serta potensi bahaya bagi pengguna jalan.

Kayu batang pohon yang tergeletak di Simpang Kepri Mall, Batam, sehari usai banjir di titik tersebut, Rabu (07/05/2025). (F: BatamNow)

Pemandangan serupa juga terlihat di Jalan A Yani, khususnya di sekitar SPBU, yang hingga kini masih tertutup lumpur berpasir dan belum dibersihkan. Material sisa banjir itu menutupi sebagian aspal dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, utamanya pengendara sepeda motor.

Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia didampingi oleh Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto; Direktur Infrastruktur Kawasan, Ponco Indro Subekti; serta Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan.

Mereka menyatakan bahwa penanganan banjir akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Li Claudia juga menginstruksikan kepada Mouris Limanto agar segera mengundang seluruh pemangku kepentingan guna merumuskan solusi jangka panjang, termasuk rencana pembangunan kolam retensi sebagai bagian dari strategi pengendalian banjir terpadu.

Pantauan BatamNow.com menunjukkan bahwa kondisi banjir serupa telah berulang dalam beberapa tahun terakhir, meski belum dapat dipastikan penyebab utamanya selain curah hujan yang tinggi.

Sayangnya, hingga kini tindakan konkret di lapangan baru sebatas peninjauan.

Sementara itu, pembersihan sisa-sisa banjir masih terabaikan, tanpa tindak lanjut yang jelas. (*)

Berita Sebelumnya

Ketua PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Lantik Pengurus PWI Kepri, Saksikan Pelantikan Pengurus IKWI Kepri dan PWI Batam

Berita Selanjutnya

Berbagai Dugaan Korupsi di BP Batam Kini Dibongkar Polda Kepri dan Kejati Kepri

Berita Selanjutnya
Mengisi Jabatan Syahril Japarin

Berbagai Dugaan Korupsi di BP Batam Kini Dibongkar Polda Kepri dan Kejati Kepri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com