BatamNow.com – Setelah penggeledaan ruang arsip lahan di Gedung Bida Utama Kantor BP Batam oleh Polresta Barelang pada Agustus lalu, kali ini heboh lagi penggeledahan Gedung BIFZA Annex I, Rabu (19/03/2025).
Salah satu gedung Kantor BP Batam itu, disebut, digeledah hari ini oleh Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Informasinya, polisi menggeledah kantor Unit Kerja Pusat Perencanaan Program Strategis, di lantai 1 Gedung BIFZA Annex I.
Penggeledahan masih berlangsung hingga kini. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait giat Tim Tipidkor di Kantor BP Batam itu.

Namun, di tengah penggeledahan itu, beredar kabar seorang oknum pejabat pembuat komitmen (PPK) Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan BP Batam, ditangkap Polda Kepri.
AM, inisial pejabat PPK BP Batam yang santer dikabarkan ditangkap adalah penanggung jawab beberapa proyek di BP Batam.
Sumber BatamNow.com mengatakan personel Polda Kepri mendatangi rumah AM di Komplek Rajawali, Jalan Hang Nadim, Batam pada Rabu (19/03/2025) sekitar pukul 07.00 hingga 10.00.
Sebagaimana diketahui, BP Batam mempunyai PPK Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan BP Batam.
Bukan hanya AM yang dikabarkan berurusan dengan personel Polda Kepri, namun pejabat BP Batam berinisial FAP juga ikut dikait-kaitkan.
Disebut juga masalah yang mendera AM dan FAP diduga terkait pembangunan proyek revitalisasi kolam Dermaga Utara, Pelabuhan Kontainer Batu Ampar, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Sistem Pengendalian Intern (SPI) BP Batam tahun 2022, yang dirilis Mei 2023.
Ps Kasubbid Penmas Humas Polda Kepri, AKP Tigor Sidabariba SH yang dikonfirmasi BatamNow.com terkait informasi penangkapan pejabat BP Batam, melalui komunikasi WhatsApp belum merespons.
Begitu juga dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Mangombo Marusaha Simamora, melalui pesan di WhatsApp, belum ada respons juga.
Sementara Kabag Humas BP Batam, Sazani menjawab BatamNow.com, “Belum dapat Keterangan pasti, persoalan yang bapak pertanyakan“.
Kasus Dermaga Utara Pelabuhan Kontainer Batu Ampar, sudah lama menjadi sorotan karena diduga keras ada unsur korupsi dalam pelaksanaannya. (A/Red)

