Buntut Diamuk Bupati Solok, 3 Pimpinan Puskesmas Dimutasi ke Pelosok, Petugas Kesehatan Dapat Peringatan Keras - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Buntut Diamuk Bupati Solok, 3 Pimpinan Puskesmas Dimutasi ke Pelosok, Petugas Kesehatan Dapat Peringatan Keras

18/Jun/2021 07:54
Bupati Solok Ngamuk Gegara UGD Puskesmas Tolak Pasien di Atas Jam 17.00

Bupati Solok, Sumatera Barat, Epriyadi ngamuk di Puskesmas Tanjung Bingkuang gegara UGD diduga menolak pasien korban kecelakaan di atas pukul 17.00 WIB. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Bupati Solok Epyardi Asda mengamuk saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Tanjung Bingkung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Dilansir KOMPAS.com, dalam sidaknya, Epyardi mengetahui bahwa ruang Unit Gawat Darurat (UGD) di puskesmas itu berhenti beroperasi mulai pukul 17.00 WIB.

Temuan itu bikin Epyardi marah.

Alhasil, Kepala Puskesmas Tanjung Bingkung Yuliarni kena semprot.

Selang beberapa hari usai kejadian, Epyardi memberikan sanksi kepada pegawai Puskesmas Tanjung Bingkung.

Mulai dari Peringatan Keras Hingga Mutasi

Sanksi yang dikeluarkan Epyardi dialamatkan kepada tiga pimpinan dan petugas kesehatan di puskesmas tersebut.

Tiga pimpinan Puskesmas Tanjung Bingkung, termasuk Yuliarni, dimutasi ke pelosok.

“Ada tiga orang yang kita mutasi, yaitu kepala puskesmas, kepala tata usaha, dan satu dokter,” ujarnya, Rabu (16/06/2021).

Ketiganya dimutasi ke Pantai Cermin, Hiliran Gumanti, dan X Koto.

“Lokasinya jauh di pelosok. Ini sebagai efek jera kepada mereka. Untuk gantinya, sementara kita kirim dari Dinas Kesehatan,” beber Epyardi saat dihubungi Kompas.com.

Sedangkan, bagi para petugas kesehatan yang membuat surat pernyataan tidak mau bekerja di luar jam dinas, diberi peringatan keras oleh Bupati Solok.

“Kepada petugas kesehatan yang kemarin membuat surat pernyataan menolak kerja, kita beri peringatan keras dan membuat surat perjanjian,” terangnya.

Baca juga: Bupati Solok Ngamuk Tahu UGD Puskesmas Tolak Korban Kecelakaan karena Tutup Pukul 05.00 Sore

Tolak Tangani Korban Kecelakaan

Sidak yang dilakukan Bupati Solok Epyardi Asda ke Puskesmas Tanjung Bingkung pada Sabtu (12/06) bermula dari adanya laporan yang diterimanya.

Laporan itu mengungkapkan bahwa Puskesmas Tanjung Bingkung menolak memberikan pelayanan terhadap warga yang mengalami kecelakaan.

Baca juga: Bupati Solok Ngamuk Saat Sidak ke Puskesmas, Sempat Robek Surat Bermeterai

Jadi pada Jumat (11/06) ada kecelakaan di dekat puskesmas. Saat korban dibawa ke puskesmas ditolak dengan alasan sudah di luar jam kerja,” tutur Epyardi.

Video aksi sidak Epyardi itu kemudian menyebar ke grup WhatsApp dan YouTube.(*)

Berita Sebelumnya

Jajaki Kerja Sama Pengembangan Website dan Media Sosial, BP Batam Sambangi Kantor AP II Cabang Kualanamu

Berita Selanjutnya

Heboh Beli Jam Tangan Seharga Rp 70 Miliar di Jakarta tapi Barang Tak Kunjung Diterima

Berita Selanjutnya
Heboh Beli Jam Tangan Seharga Rp 70 Miliar di Jakarta tapi Barang Tak Kunjung Diterima

Heboh Beli Jam Tangan Seharga Rp 70 Miliar di Jakarta tapi Barang Tak Kunjung Diterima

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com