Heboh Beli Jam Tangan Seharga Rp 70 Miliar di Jakarta tapi Barang Tak Kunjung Diterima - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Heboh Beli Jam Tangan Seharga Rp 70 Miliar di Jakarta tapi Barang Tak Kunjung Diterima

18/Jun/2021 09:45
Heboh Beli Jam Tangan Seharga Rp 70 Miliar di Jakarta tapi Barang Tak Kunjung Diterima

Ilustrasi jam tangan RM 57-03. (F: watchesbysjx.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – PT Royal Mandiri Internusa selaku agen tunggal penjualan jam tangan mewah merek Richard Mille di Indonesia diduga melakukan tindak wanprestasi kepada konsumen mereka.

Dilansir sindonews.com, perusahaan yang tokonya terletak di Mall Plaza Indonesia itu, tak kunjung menyerahkan dua buah jam tangan yang telah dibeli secara tunai oleh pelanggan mereka bernama Toni Sutrisno.

Sejumlah upaya sudah dilakukan oleh pembeli, termasuk datang dan menemui pengelola butik jam keluaran Swiss tersebut. Namun semua upaya itu tidak memberi hasil sama sekali.

“Klien kami membeli dua buah jam tersebut pada tahun 2019 dengan harga Rp 70 miliar, namun hingga saat ini barang yang dimaksud tak kunjung datang,” ujar Robert Simanjuntak, juru bicara Toni Sutrisno kepada wartawan di Jakarta, Selasa (07/06/2021).

Adapun Richard Mille yang dibeli Toni terdiri dari dua tipe masing-masing RM 56-02 Blue Sapphire Unique Piece dan RM 57-03 wg Black Sapphire Dragon.

Persoalan bermula saat Toni yang menjadi pelanggan sekaligus kolektor jam asal Swiss itu tak kunjung menerima jam yang telah ia beli tahun 2019 itu.

Padahal, Richard Lee yang saat itu menjadi perwakilan Richard Mille Indonesia telah menerima uang pembelian dan sekaligus menyerahkan seluruh dokumen kelengkapan barang serta bukti terjadinya transaksi tersebut.

Toni yang sebelumnya adalah juga kolektor jam tersebut disuruh menunggu kedatangan jam dimaksud yang disebut Richard masih berada di Singapura dan akan diserahkan begitu barang dimaksud tiba di Indonesia.

“Namun hingga hari ini, barang yang dibeli tersebut tak pernah sampai ke tangan klien kami,” lanjut Robert.

Robert menambahkan, saat ini Richard Lee sudah tidak lagi menjabat sebagai wakil Richard Mille Indonesia. Kedudukannya digantikan oleh Yullie, Finance & Account Manajer PT Royal Mandiri Internusa, pemilik dan pengelola butik atau toko penjualan Richard Mille di Indonesia.

“Bulan Mei lalu kami bertemu dengan Yullie dan mempertanyakan solusi masalah ini. Alih-alih menyelesaikan, dia malah menyuruh kami mengambil sendiri barang tersebut ke Singapura, tempat Robert Lee berasal sekaligus pusat penjualan jam Richard Mille Asia. Tawaran itu dianggap tak masuk akal, selain karena pembatasan aktivitas akibat pandemi Covid-19,” hak klien kami adalah menerima barang di Jakarta, bukan dengan mengambilnya sendiri ke sana,”ujarnya lagi.

Selain itu, kepada pihak Toni pernah juga ditawarkan penggantian dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 70 miliar untuk penyelesaian masalah ini, namun ditolak. Sebab saat ini untuk kedua barang tersebut nilai jualnya sudah jauh lebih tinggi. “Saat ini nilai kedua barang tersebut sudah mencapai Rp 170 miliar, karena untuk kedua tipe tersebut sudah ada yang menawar sebesar itu,” papar Robert.

Sementara itu, saat dihubungi lewat saluran telepon selular, Yullie selaku Finance & Account Manager PT Royal Mandiri Internusa dan perwakilan penjualan jam tersebut di Indonesia menolak berkomentar. “Saya no comment dan tidak dalam posisi harus menjawab pertanyaan tersebut. Silakan tanya kepada pak Toni saja,” katanya.(*)

Berita Sebelumnya

Buntut Diamuk Bupati Solok, 3 Pimpinan Puskesmas Dimutasi ke Pelosok, Petugas Kesehatan Dapat Peringatan Keras

Berita Selanjutnya

Hari Ini 20 Ribu Orang Target Vaksinasi se-Batam di 12 Titik. Di Beberapa Mal Ditunda

Berita Selanjutnya
Hari Ini 20 Ribu Orang Target Vaksinasi se-Batam di 12 Titik. Di Beberapa Mal Ditunda

Hari Ini 20 Ribu Orang Target Vaksinasi se-Batam di 12 Titik. Di Beberapa Mal Ditunda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com