BatamNow.com – Hujan lebat disertai kilat dan petir yang melanda Kota Batam pada Senin (05/05/2025) sore mengakibatkan terganggunya jadwal pelayaran di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center.
Beberapa kapal tujuan Singapura dan Malaysia terpaksa menunda keberangkatan akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut.
Penundaan terjadi sekitar pukul 15.45 WIB dan berlangsung selama kurang lebih satu jam. Tak hanya keberangkatan, sejumlah kapal yang seharusnya tiba di Batam juga mengalami keterlambatan.
Diperkirakan sekitar kurang lebih 500 calon penumpang terdampak akibat situasi ini.
Menurut Erik Mario Sihotang, staf Kantor Syahbandar di pos pelabuhan, keputusan penundaan dilakukan demi menjamin keselamatan pelayaran. “Cuaca sore ini cukup ekstrem, sehingga keberangkatan ke luar negeri untuk sementara kami tunda,” ujarnya kepada BatamNow.com, Senin (05/05/2025).

Meski terjadi penumpukan penumpang di ruang tunggu, Erik memastikan bahwa situasi tetap terkendali. “Jumlah penumpang hari ini tidak terlalu banyak karena bertepatan dengan hari kerja, jadi kondisi masih bisa kami atasi,” tambahnya.
Sekitar pukul 17.00 WIB, pelayaran kembali dibuka secara bertahap. Kapal-kapal mulai diberangkatkan satu per satu setelah cuaca dianggap cukup aman untuk pelayaran lintas negara.
Beberapa kapal yang mengalami keterlambatan kedatangan antara lain Wavemaster 6 yang tertunda 50 menit, Majestic Unity (30 menit), Queen Star 6 (20 menit), Citra Legacy 5 (30 menit), dan MDM Express (40 menit). Seluruh kapal tersebut melayani rute menuju pelabuhan di Malaysia.
Pihak pelabuhan terus memantau kondisi cuaca dan mengimbau calon penumpang agar memperhatikan perkembangan informasi sebelum memutuskan untuk berangkat. Keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan. (A)

