BatamNow.com – Ratusan buruh menggelar demo di depan kantor cabang Pertamina di tepi Jalan Raja Isa, Batam Center, Kota Batam, Selasa (06/09/2022).
Aksi demo para buruh hari ini dikoordinir oleh Konsulat Cabang (KC) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, dengan peserta sekitar 400 orang.
Pantauan BatamNow.com di lokasi, para peserta unjuk rasa tiba di depan kantor Pertamina Batam sekira pukul 09.40. Mereka membawa alat demo seperti bendera serikat hingga membentangkan spanduk dengan narasi tuntutan mereka.
Orator aksi demo mengungkapkan tiga tuntutan buruh. Pertama, menolak kenaikan harga BBM, menolak UU Cipta Kerja (Omnibus Law) serta menuntut kenaikan Upah Minimum Kota (UMK)/ Upah Minimum Sektoral (UMSK) Tahun 2023.
“Kita meminta kenaikan UMK 2023 sebesar 10-13 persen. Ini bukan kenaikan upah, tapi penyesuaian karena harga BBM naik,” teriak orator dengan pengeras suara dari atas mobil komando yang diparkir di depan pagar gedung kantor Pertamina Batam.
Di dalam orasinya, orator bahkan mengancam menyegel gedung Pertamina jika tuntutan mereka tidak ditanggapi.
“Bila perlu kita segel gedung ini. Ini gedung punya siapa? Punya rakyat, dikelola oleh pemerintah. Tapi detik ini pembuktian pemerintah gagal, masyarakat tidak dipedulikan,” teriak orator.
Buruh menyayangkan regulasi yang dibuat oleh pemerintah terkesan tidak pro rakyat kecil.
“Per tiap tahun naik. Ganti dirut Pertamina, menterinya. Untuk apa bicara kelola sekian triliun, tapi di rapat DPR mengatakan rugi karena subsidi Pertalite. Jangan membodohi rakyat dengan regulasi yang kalian buat sendiri,” ujar orator.
Buruh juga kecewa dengan pengumuman kenaikan harga BBM yang tetiba.
Hingga pukul 10.45, buruh masih bertahan di depan gedung Pertamina di Batam Center namun belum ada perwakilan dari kantor cabang itu yang keluar merespons peserta aksi unjuk rasa.
Rencananya, di hari yang sama, mereka akan melanjutkan aksi di depan kantor Wali Kota Batam dan Gedung DPRD Kota Batam.
Diberitakan, pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM jenis Pertalite, Pertamax dan Solar mulai Sabtu (03/09) pukul 14.30. Pengumuman itu hanya 1 jam sebelum harga dinaikkan.
Mengutip laman Pertamina, harga terbaru BBM per liter untuk Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau: Pertalite naik menjadi Rp 10.000 dari Rp 7.650, Pertamax naik ke Rp 15.200 dari Rp 13.000 dan Solar jadi Rp 6.800 dari Rp 5.150. (D)

