BatamNow.com – Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) Batam Executive Chapter menggelar Dinner Meeting di Hotel Santika, Batam, Selasa (04/08/2026).
Pertemuan makan malam FGBMFI Batam kali ini menghadirkan para pengusaha dan profesional Kristen untuk berbagi pengalaman hidup, memperkuat iman, serta membangun jejaring dalam dunia usaha.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu menghadirkan Managing Director iSale Property Australia, Carlos Halim, sebagai pembicara utama.
Ia membagikan perjalanan hidup, tantangan karier, hingga kesaksian iman yang menurutnya menjadi titik balik keberhasilannya.
Carlos mengisahkan, sebelum terjun ke bisnis properti, ia bekerja sebagai Mineral Processing Engineer di sebuah perusahaan tambang emas di Australia dengan penghasilan yang cukup tinggi.
Namun pada 2013 ia kehilangan pekerjaannya akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).
Setelah itu, Carlos memutuskan mengambil lisensi sebagai agen properti.
Meski telah mengantongi lisensi, selama lima bulan pertama ia mengaku belum berhasil menjual satu pun properti.

Menurut Carlos, perubahan besar dalam hidupnya terjadi setelah selama empat hari berturut-turut melihat tulisan “Jesus is the Lord” di lokasi proyek apartemen tempatnya bekerja.
Tak lama kemudian, ia bertemu sepasang suami istri lanjut usia yang sedang mencari apartemen. Dari pertemuan tersebut, pasangan itu akhirnya membeli satu unit apartemen melalui dirinya.
Sejak penjualan pertama itu, bisnis Carlos terus berkembang. Ia kemudian mendirikan perusahaan agen properti sendiri yang kini berekspansi dari Brisbane ke berbagai kota di Australia, bahkan telah membuka kantor di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.

Melalui kesaksian perjalanan imannya, Carlos mengajak para pengusaha dan profesional untuk mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan dan bisnis.
Menurutnya, keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari materi, tetapi juga dari integritas, karakter, dan dampak positif yang diberikan kepada sesama.

Dalam pertemuan ini, hadir juga Anggota DPRD Kota Batam, Sony Christanto dan Radiapoh Hasiholan Sinaga, pengusaha dan Bupati Simalungun periode 2021–2025, serta Horas Siringoringo, yang turut membagikan kesaksian.

Selain penyampaian kesaksian, Dinner Meeting FGBMFI Batam Executive Chapter juga menjadi wadah membangun jaringan, mempererat persekutuan, serta saling menguatkan di antara para anggota.

Acara berlangsung penuh sukacita melalui sesi pujian, penyembahan, doa bersama, dan penyampaian kesaksian yang memberikan motivasi bagi para peserta.
FGBMFI merupakan organisasi pengusaha dan profesional Kristen yang berfokus menjangkau dunia usaha melalui kesaksian hidup para anggotanya.

Organisasi ini hadir di berbagai negara dan rutin mengadakan pertemuan, termasuk dinner meeting, sebagai sarana membangun iman dan menjangkau masyarakat melalui marketplace.
Jadi Wadah Pertumbuhan Rohani
President FGBMFI Batam Executive Chapter, Kelvin Lim, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pengusaha dan profesional Kristen untuk bertumbuh secara rohani.
“Kami ingin menjangkau teman-teman pengusaha dan profesional Kristen supaya semakin rajin beribadah ke gereja dan aktif bertumbuh dalam kehidupan rohani,” ujar Kelvin, usai acara.

FGBMFI Juga Membangun Jaringan Antarpengusaha
Sementara itu, Regional President FGBMFI Regional SUSIMATHA, Leo Wijayanto, menjelaskan bahwa FGBMFI merupakan organisasi pengusaha dan profesional Kristen yang telah hadir di berbagai negara.
“Full Gospel itu adalah sebuah perkumpulan organisasi professional dan businessmen kristiani, ini ada di seluruh dunia. Kalau digambarkan, sebesar PBB, kalau di Indonesia hampir ada di seluruh provinsi,” jelasnya.
Menurut Leo, tujuan utama organisasi tersebut adalah memperlengkapi para pelaku usaha melalui pembinaan kerohanian sekaligus membangun jaringan antarpengusaha.
“Bagaimana cara menjalankan business yang baik di dalam Tuhan, kurang lebih seperti itu. Dan juga namanya businessman, kita juga akan berjejaring gitu ya. Karena tadi saya bilang Full Gospel ada di seluruh dunia,” katanya.

Leo menjelaskan, Regional SUSIMATHA yang meliputi Sumatra, Singapura, Malaysia, dan Thailand saat ini memiliki 34 chapter yang rutin menggelar pertemuan, termasuk Dinner Meeting mingguan di masing-masing chapter.
Selain pembinaan rohani, FGBMFI juga aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial, seperti pelayanan ke lembaga pemasyarakatan, donor darah, hingga penyaluran bantuan kebencanaan melalui kerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Hingga saat ini, jumlah anggota FGBMFI di Batam telah mencapai lebih dari 300 orang. Sementara Batam Executive Chapter baru terbentuk sekitar tiga bulan lalu.
Secara internasional, FGBMFI berdiri sejak 1952 dengan pusat di Amerika Serikat. Organisasi tersebut mulai hadir di Indonesia pada 1976, sedangkan di Batam berkembang sejak sekitar 1991. (H)

