Disperindag Kota Batam Beber Arogansi Pertamina atas Kelangkaan BBM - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Disperindag Kota Batam Beber Arogansi Pertamina atas Kelangkaan BBM

10/Nov/2020 08:56
Disperindag Kota Batam Beber Arogansi Pertamina atas Kelangkaan BBM

Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat di SPBU Merapi Subur, Tembesi pada hari Senin (02/11). (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Sepekan terakhir Kota Batam dikisruhkan dengan kelangkaan merata Bahan Bakar Minyak (BBM) di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

BatamNow.com pun mencoba meminta penjelasan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Gustian Riau melalui sambungan telepon, Senin (09/11).

Gustian mengaku sudah melakukan pertemuan dengan pihak Pertamina atas undangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Hadir dalam rapat itu Disperindag Provinsi Kepri.

Dari hasil pertemuan itulah, Gustian mempertanyakan kualitas kinerja Pertamina.

Musababnya, Gustian tidak sependapat dengan alasan pihak Pertamina yang mengatakan kelangkaan BBM disebabkan oleh hari libur sehingga banyak kendaraan menggunakan BBM.

Menurutnya liburan sekarang ini tidak sama seperti liburan sebelumnya yang banyak kendaraan mengkonsumsi BBM.

Dia juga membeberkan kearoganan pihak pertamina atas pernyataan Sales Area Manager Retail (SAMR) Pertamina Wilayah Kepri Krisdianto dalam rapat itu.

Krisdianto mengatakan ia hanya selevel dengan provinsi (dalam pengawasan distribusi BBM).

Dalam rapat itu pihak Pertamina mengatakan hak pengawasan tentang BBM ada pada tingkat Provinsi Kepri.

Baca Juga:  Batam Kejar Target Penurunan Angka Stunting Nasional

Namun, menurutnya, pengawasan itu tidak dilaksanakan sehingga terjadi antrian panjang BBM di hampir semua SPBU di Batam.

Gusti juga membandingkan kinerja Pertamina sebelum Krisdianto, yang sangat mudah diajak diskusi jika terjadi masalah kelangkaan BBM di Batam.

Sebagaimana kelangkaan minyak belakangan ini di setiap SPBU, terpantau panjangnya antrian kendaraan roda dua dan roda empat untuk mendapatkan BBM.

Warga Batam banyak mengeluhkan kelangkaan ini, karena harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Seorang pegawai SPBU di Sekupang, (03/11) menyebutkan kuota distribusi BBM dikurangi oleh Pertamina dan pembelian BBM jenis premium dibatasi maksimal Rp 100 Ribu per sekali transaksi.

“Kuota minyak premium dan pertalite dikurangi Pertamina bang,” ungkap pegawai yang tidak mau menyebut namanya.

Hingga belakangan ini, antrian panjang masih terjadi di SPBU Bengkong.

Krisdianto maupun pihak SAMR Pertamina Wilayah Kepri belum bisa dihubungi BatamNow.com untuk melakukan konfirmasi.(Panahatan/LL)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Joe Biden Jadi Presiden Amerika, Arab Saudi Bungkam

Berita Selanjutnya

Pesawat Habib Rizieq Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Berita Selanjutnya
Rizieq Klaim Akan Pulang: Kembali Berjuang Bersama Umat

Pesawat Habib Rizieq Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com