Ditangkap di Malaysia, Bandar Judi Online Apin BK Diduga Elite Konsorsium 303 - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ditangkap di Malaysia, Bandar Judi Online Apin BK Diduga Elite Konsorsium 303

by BATAM NOW
15/Okt/2022 14:13
Pentingnya Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat dan Penindakan Hukum yang Maksimal untuk Menekan Judi Online

Ilustrasi. (F: net)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Mabes Polri berhasil menangkap salah satu tersangka bandar judi online diduga terkait konsorsium 303 yang bernama Apin BK. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Apin BK merupakan bandar judi online kelas atas yang sempat buron dan kabur ke luar negeri lalu ditangkap di Malaysia.

Dilansir CNN Indonesia, penangkapan Apin dilakukan setelah Polri mengutus sejumlah personel polisi ke beberapa negara yang diduga menjadi tempat pelarian Apin BK bersama keluarganya.

“Salah satu buron atas nama Apin BK yang sempat bersembunyi di Singapura dan kemudian bergeser ke Malaysia, hari ini atas kerja sama dan skema police to police, buron tersebut berhasil diserahkan kepada kita,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (14/10/2022).

Sosok Apin BK sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera Utara terkait kasus judi online.

Apin juga diduga kuat mengoperasikan situs judi online terbesar di Sumut yang bernama LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D.

Polda Sumut kemudian menetapkan 14 orang sebagai tersangka dari 15 orang dari jaringan Apin BK yang beromzet miliaran rupiah. Sebanyak 14 tersangka itu menjalani penahanan di rumah tahanan polisi Mapolda Sumut.

Baca Juga:  PT ATB Akan Menyanggah Panitia Lelang Prakualifikasi Kerja Sama Operasi dan Pemeliharaan SPAM Batam

“Para tersangka ini sempat kabur ke Pekanbaru. Mereka masing-masing memiliki peran berbeda antara lain 2 orang sebagai marketing, 9 orang sebagai operator dan 3 orang telemarketing,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (12/10).

Nama Apin BK juga sempat muncul dalam grafik Konsorsium 303 yang beredar di media sosial.

Konsorsium 303 diduga jejaring praktik perjudian yang dipimpin Ferdy Sambo, bekas Kepala Divisi Propam Mabes Polri yang kini jadi tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Grafik tersebut juga menyeret nama sejumlah perwira Polri lain. Apin BK diduga sebagai pemilik tempat dan praktik perjudian yang digerebek oleh pihak Polda Sumut pada Agustus lalu. Dirinya diduga memiliki markas judi online yang terletak di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang, dan Medan. (*)

Berita Sebelumnya

Fluktuasi Saham Emiten Asal Batam, PT Sat Nusapersada Turun ke Rp 186

Berita Selanjutnya

Dua Kasus Anak Gagal Ginjal Akut Ditemukan di Kepri

Berita Selanjutnya
Dua Kasus Anak Gagal Ginjal Akut Ditemukan di Kepri

Dua Kasus Anak Gagal Ginjal Akut Ditemukan di Kepri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com