Dongkrak Ekonomi Kerakyatan, Pemprov Kepri Gandeng Bank Riau Kepri - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Dongkrak Ekonomi Kerakyatan, Pemprov Kepri Gandeng Bank Riau Kepri

Berikan Pinjaman Lunak Bagi Usaha Mikro Tanpa Bunga

21/Agu/2021 12:31
Dongkrak Ekonomi Kerakyatan, Pemprov Kepri Gandeng Bank Riau Kepri
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang Kredit/ Pembiayaan Usaha Mikro dengan subsidi bunga/ marjin, Jumat (20/08/2021) di Menara Hang Merdu Bank Riau Kepri, Pekanbaru, Riau.

Nota Kesepahaman yang baru ditandatangani oleh Gubernur ini merupakan salah satu upaya Pemprov Kepri dalam upaya mendongkrak ekonomi Kepri di masa pandemi COVID-19 melalui sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan cara memberikan pinjaman lunak dengan bunga 0% selama masa pinjaman 2 tahun.

Tidak hanya pemberian pinjaman tanpa bunga saja bagi pelaku UMKM, namun Gubernur juga meminta langsung kepada Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari agar UMKM yang melakukan pinjaman bisa diberi tenggang waktu untuk mulai pembayarannya.

“Mengingat di bulan pertama, kedua dan ketiga, biasanya para pelaku UMKM ini baru memulai usahanya. Jadi agar bisa diberi tengggang waktu di bulan ke-4 baru mulai membayar angsuran pinjaman,” pinta Gubernur dalam pidatonya.

Untuk menanggung bunga pinjaman pelaku UMKM, Pemprov Kepri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Dengan ketentuan setiap UMKM bisa meminjam maksimal Rp 20 juta. Jika rata-rata UMKM meminjam sebesar Rp 20 juta, maka akan ada 1.000 UMKM yang dapat memanfaatkan fasilitas ini. Dan jika jumlah pinjamannya bervariasi, contohnya ada yang meminjam Rp 5 juta, Rp 10 juta dan sebagainya. Maka jumlah UMKM-nya bisa lebih banyak lagi.

Menurut Gubernur memang harus ada langkah strategis untuk mendongkrak perekonomian di Kepri. Dan program pinjaman lunak tanpa bunga ini sendiri adalah salah satu langkah untuk menjaga eksistensi UMKM. Karena UMKM sendiri merupakan  basis ekonomi kerakyatan yang harus dipupuk, dijaga dan dipelihara agar mampu menjadi roda ekomoni kerakyatan yang andal.

“Kegiatan malam ini salah satu langkah strategis yang kita lakukan dan memang dibutuhkan oleh masyarakat. Kita pilih Bank Riau Kepri, karena ini punya kita. Dan bantuan modal bagi UMKM yang diberikan, jaminan bunganya sepenuhnya menjadi tanggungan Pemprov Kepri,” tegas Gubernur lagi.

Baca Juga:  Usai Marah soal Impor, Jokowi Terbitkan Inpres Produk Dalam Negeri

Selama program ini berjalan, lanjut Gubernur, Pemprov Kepri akan bersungsuh-sungguh dalam melakukan pengawasan serta akan melakukan asistensi. Tujuannya agar program ini bisa berlanjut dan UMKM bisa berkembang.

“Semoga program ini lancar dan berlanjut terus. Pelatihan-pelatihan untuk UMKM akan kita lakulan dengan cara mengkoordinir Pemerintah di Kabupaten dan Kota agar memberikan pendampingan,” ujarnya.

Hal ini juga sebagai salah satu program  Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dalam upaya pemuliham ekonomi di Kepri pasca dihantam badai gelombang pandemi COVID-19. Sesuai dengan salah satu misinya, program ini juga sebahai bentuk percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari mengatakan bahwa nota kesepahaman yang dilakukan bersama Pemprov Kepri ini merupakan program bagus dan sangat membantu masyarakat, terutama dari sektor Usaha Mikro.

“Program seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi ditengah pandemi COVID-19 saat ini. Semoga manfaatnya benar-benar dirasakan dan program ini bisa berlanjut,” harap Andi Buchari.

Di akhir acara Gubernur langsung menggelar press conference secara virtual dengan para wartawan yang ada di Kepulauan Riau. Dan meminta agar program ini disampaikan kepada seluruh masyarakat Kepri.

Secara teknis, plaksanakan program bantuan pinjaman modal tanpa bunga ini, Pemprov Kepri sudah membahasnya  dengan pihak Bank Riau Kepri. Tanpa terkecuali, penerima bantuan bunga pinjaman modal usaha tanpa bunga ini adalah pelaku UMKM se-Provinsi Kepri.

Syaratnya, pelaku UMKM ini harus punya izin usaha dari PTSP, minimal, izin mendirikan usaha dari pihak kelurahan atau desa setempat.

Masyarakat yang mempunyai usaha, bisa langsung datang ke Bank Riau Kepri. Baik secara individu (perorangan) maupun kelompok.

Turut hadir mendampingi Gubernur dalam kesempatan ini Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi, Kepala BP2RD Reni Yusneli, Kadis Koperasi dan UKM Agusnawarman,  Plt Kepala BPKAD Veni Meitaria Detiawati dan Plt.Karo Humas, Protokol & Penghubung Hasan.(*)

Berita Sebelumnya

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 10.810 Batang Kayu Teki di Perairan Pulau Jaloh Atas

Berita Selanjutnya

Terendah dalam 3 Bulan, Hari Ini Ada 20 Kasus Baru Covid-19

Berita Selanjutnya
Terendah dalam 3 Bulan, Hari Ini Ada 20 Kasus Baru Covid-19

Terendah dalam 3 Bulan, Hari Ini Ada 20 Kasus Baru Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com