BatamNow.com – Tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia masih menjadi tantangan besar bagi sektor industri.
Sepanjang tahun 2024, tercatat lebih dari 462 ribu kasus kecelakaan kerja, menunjukkan bahwa praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) belum sepenuhnya dijalankan secara optimal, terutama di lingkungan berisiko tinggi seperti ruang terbatas, pertambangan, minyak dan gas, serta manufaktur.
Menjawab kebutuhan akan perlindungan yang lebih baik bagi para pekerja, Dräger Indonesia meluncurkan dua produk keselamatan terbaru: detektor gas portabel X-am 2600 dan alat bantu pernapasan SCBA PSS 3000E.
Inovasi K3 itu diperkenalkan dalam workshop “Managing Risks: Confined Space Entry & Health and Safety at the Workplace” yang berlangsung di Jakarta, Selasa (15/07/2025).
Managing Director Dräger Indonesia, Ratna Kurniawati, menyebut peluncuran ini sebagai bentuk konsistensi perusahaan dalam mendukung peningkatan standar keselamatan kerja nasional.
“Melalui peluncuran X-am 2600 dan PSS 3000E, perangkat dengan standar kualitas Jerman — Dräger menegaskan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan kerja di Indonesia, khususnya bagi para pekerja di lingkungan berisiko tinggi. Perlindungan yang efektif tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada ketersediaan perangkat andal di situasi darurat,” ujarnya.
Fitur Unggulan X-am 2600: Deteksi Akurat, Tahan Lama
Dräger X-am 2600 merupakan detektor portabel yang mampu mendeteksi empat parameter utama secara real-time: oksigen (O₂), karbon monoksida (CO), hidrogen sulfida (H₂S), dan gas mudah terbakar.
Didukung teknologi sensor CatEx yang stabil, alat ini memiliki masa pakai sensor yang lama, mudah dirawat, dan ideal digunakan secara harian oleh pekerja di lapangan.
SCBA PSS 3000E: Nyaman Dipakai, Siap Hadapi Situasi Darurat
Sementara itu, Dräger PSS 3000E adalah alat bantu pernapasan mandiri (Self-Contained Breathing Apparatus/SCBA) yang dirancang untuk menghadapi kondisi ekstrem seperti kebocoran gas beracun, suhu tinggi, maupun kadar oksigen rendah.
Produk ini menawarkan desain ergonomis, bobot ringan, serta harness yang tahan lama—menjadikannya solusi tepat bagi pekerja di ruang terbatas maupun petugas tanggap darurat.
Head of Safety Dräger Indonesia, Siva Salitoray, menyampaikan bahwa peluncuran dua perangkat ini merupakan pengembangan dari produk unggulan sebelumnya, yaitu X-am 2800 dan PSS 3000.
Dengan hadirnya X-am 2600 dan PSS 3000E, Dräger ingin menyediakan pilihan yang lebih kompetitif namun tetap menjunjung tinggi kualitas dan keandalan.
“Peluncuran ini merupakan langkah nyata dalam menghadirkan teknologi berkualitas tinggi khas Dräger, Technology For Life, yang telah dipercaya sejak 1889, guna menjangkau lebih banyak sektor sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi industri dalam menerapkan standar keselamatan yang lebih tinggi,” kata Siva.
Kehadiran produk ini turut diapresiasi oleh praktisi dan trainer Environment, Health & Safety (EHS), Emanuel Eko Haryanto, yang menyatakan bahwa banyak kecelakaan kerja khususnya di ruang terbatas terjadi akibat kegagalan menerapkan SOP secara konsisten serta minimnya peralatan pendukung yang sesuai standar.
“Selain SOP, penting adanya peralatan memadai seperti alat deteksi gas. Banyak gas berbahaya seperti H₂S bisa muncul dan memicu ledakan atau keracunan. SCBA juga krusial ketika kadar oksigen rendah atau ada paparan gas beracun. Tapi yang paling penting, pekerja harus dibekali pelatihan, simulasi, dan perlengkapan lengkap,” jelas Emanuel.
Selaras dengan Regulasi Nasional dan Standar Internasional
Regulasi keselamatan nasional melalui Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta standar internasional seperti ISO 45001:2018 menegaskan pentingnya pendekatan sistematis dalam manajemen keselamatan kerja.
Inovasi dari Dräger disebut menjadi solusi strategis yang menjembatani antara kebutuhan industri dan kepatuhan terhadap regulasi.
Lebih dari sekadar menjual perangkat, Dräger turut memperkuat ekosistem K3 melalui layanan pelatihan, edukasi, dan dukungan teknis berkelanjutan kepada mitra industri. Menurut Ratna, aspek purna jual adalah bagian penting dari komitmen Dräger.
“Kami menyediakan pelatihan penggunaan serta layanan teknis bersertifikasi untuk memastikan perangkat bekerja optimal setiap saat. Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk menurunkan angka kecelakaan kerja dan membangun budaya keselamatan di Indonesia,” tegasnya.
Dräger percaya bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi jangka panjang. Lewat inovasi X-am 2600 dan PSS 3000E, perusahaan mengajak seluruh pelaku industri untuk membangun lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan. (*)

