Feri Dumai Line 5 dan KLM Bintang Surya Terbakar. TB Bina Marine 59 dengan MV Honwin Tabrakan. Dua Meninggal, Satu Hilang - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Pilihan Editor
  • Wawancara
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Opini
No Result
View All Result
  • Pilihan Editor
  • Wawancara
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com
Musibah Maut di Laut Kepri dalam Sepekan

Feri Dumai Line 5 dan KLM Bintang Surya Terbakar. TB Bina Marine 59 dengan MV Honwin Tabrakan. Dua Meninggal, Satu Hilang

Penangkapan MT Nord Joy Diterpa Isu Pemerasan oleh Oknum Perwira AL

12/Jun/2022 19:43
Feri Dumai Line 5 dan KLM Bintang Surya Terbakar. TB Bina Marine 59 dengan MV Honwin Tabrakan. Dua Meninggal, Satu Hilang

Insiden tabrakan kapal TB Bina Marine 59 tujuan Singapura dengan MV Honwin di TSS Utara Nongsa, Batam, Sabtu (11/06/2022). (F: ANTARA/HO-Ditjen Hubla Kemenhub)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Tiga musibah kapal di perairan Kepulauan Riau (Kepri) dalam sepekan. Dua meninggal dan satu dinyatakan hilang dalam ketiga peristiwa itu.

Terbaru adalah terbakarnya Kapal Layar Motor (KLM) Bintang Surya pada Minggu (12/06/2022) sekitar pukul 07.00.

Posisi kapal terbakar di sekitar perairan Barat Pulau Nipah, pada posisi 01°06.32U – 103°36.24T.

Nakhoda KLM Bintang Surya yakni Abdul Jamal dikabarkan meninggal dalam musibah itu, meski bukan karena terbakar. Tapi diprediksi karena kekurangan oksigen.

Sementara 17 kru lainnya dinyatakan selamat. KLM Bintang Surya disebut membawa barang dengan tujuan Tanjung Balai Karimun.

Peristiwa musibah kapal lainnya terjadi, Sabtu (11/06). TB Bina Marine 59 da MV Honwin tabrakan di Traffic Separation Scheme (TSS) di sekitar perairan Utara Nongsa, Batam.

Dikabarkan tak ada korban jiwa dalam tabrakan itu dan kedelapan ABK selamat.

Tongkang TB Bina Marine 59 berlayar dari arah perairan Tanjung Balai Karimun menuju Singapura, satu arah  dengan MV Honwin.

Disebutkan tongkang TB Bina Marine 59 tengah membawa muatan batu geranium granit.

Akibat insiden tersebut, tongkang TB Bina Marine 59 mengalami kerusakan sehingga tenggelam separuh badan.

Sedangkan MV Honwin tak mengalami kerusakan berarti dan beberapa saat kemudian melanjutkan perjalanannya.

Sebelum dua musibah kapal disebut di atas, kejadian pertama dalam sepekan ini terjadi pada Rabu (08/06).

Baca Juga:  Ketua LAM Galang Rahmad Kunjungi dan Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Pulau Buluh Batam

Feri MV Dumai Line 5 terbakar saat standby atau labuh jangkar berderet bersama 5 feri satu pelayaran.

Kejadian di perairan Sekupang itu tak jauh dari dermaga pelabuhan domestik di sana.

Disebutkan kebakaran terjadi saat terjadi transfer minyak ke kapal dan dimungkinkan terjadi kesalahan teknis.

Doni Hutajulu masinis Feri Dumai Express 15 yang kebetulan hendak bertandang ke Dumai Line 5, tersambar api dan meninggal di tempat.

Doni sendiri baru sekitar dua minggu bekerja di perusahaan pelayaran Dumai Express Group dan seminggu bertugas sebagai masinis feri Dumai Express 15.

Sementara Ade Saputra, kelasi Dumai Line 5 hingga kini masih dalam pencarian karena dinyatakan hilang diduga terjatuh ke laut.

Sementara heboh dunia terjadi di pusaran penangkapan MT Nord Joy.

Kapal tanker berukuran 29.447 GT ini ditangkap patroli KRI Sigurot-864 di Perairan Timur Laut Tanjung Berakit, Kepri pada Senin (30/05) karena masuk perairan Batam (Indonesia) secara ilegal.

Heboh isu pemerasan di perkara penangkapan kapal tanker berbendera Panama itu.

Oknum perwira AL dituding menerima uang pelepasan kapal itu sejumlah US$ 375.000 atau setara Rp 4.5 miliar.

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah membantah keras tudingan itu.

Kini kapal itu masih labuh jangkar di perairan Batam dan tengah dalam penyidikan untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Batam. (*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar Terus Pantau Penataan Pulau Penyengat dan Bandara Raja Haji Abdullah Karimun

Berita Selanjutnya

Kasus Omicron BA.4 dan BA.5 di RI Bertambah Jadi 8, Ada Gejala Sesak

Berita Selanjutnya
Prof Wiku: Penyintas Corona Varian Omicron Tak Lagi Menularkan ke Orang Lain

Kasus Omicron BA.4 dan BA.5 di RI Bertambah Jadi 8, Ada Gejala Sesak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Pilihan Editor
  • Wawancara
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com