FIBA 3x3 di Batam: Timnas Putri Indonesia Harus Akui Ketangguhan Ulaanbaatar Amazons Peringkat 1 Dunia - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

FIBA 3×3 di Batam: Timnas Putri Indonesia Harus Akui Ketangguhan Ulaanbaatar Amazons Peringkat 1 Dunia

23/Jul/2026 22:03
FIBA 3×3 di Batam: Timnas Putri Indonesia Harus Akui Ketangguhan Ulaanbaatar Amazons Peringkat 1 Dunia

Tim Nasional (Timnas) Basket 3x3 Putri Indonesia bertanding melawan tim Ulaanbaatar Amazons pada laga pembuka FIBA 3x3 Women's Series Batam 2026, Kamis (23/07/2026). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Tim Nasional (Timnas) Basket 3×3 Putri Indonesia harus mengakui ketangguhan Ulaanbaatar Amazons pada laga pembuka FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026.

Bertanding di Alun-alun Engku Putri Batam, Kamis (23/07/2026), skuad Merah Putih takluk dengan skor 12-21 dari tim asal Mongolia yang merupakan peringkat 1 dunia tersebut.

Tim Nasional (Timnas) Basket 3×3 Putri Indonesia bertanding melawan tim Ulaanbaatar Amazons pada laga pembuka FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026, Kamis (23/07/2026). (F: BatamNow)

Tim Indonesia yang diperkuat Ruth, Thasya, Ayu, dan Diva tampil penuh semangat di hadapan pendukung sendiri. Namun, permainan cepat dan efektif yang diperagakan Ulaanbaatar Amazons membuat Indonesia kesulitan mengejar perolehan poin.

Pertandingan tersebut turut disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Nirmala Dewi, yang memberikan dukungan kepada para pemain Indonesia.

Tim Nasional (Timnas) Basket 3×3 Putri Indonesia bertanding melawan tim Ulaanbaatar Amazons pada laga pembuka FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026, Kamis (23/07/2026). (F: BatamNow)

Usai laga, Nirmala menegaskan Perbasi akan terus mendampingi dan mendukung perkembangan para atlet nasional meski hasil pertandingan belum sesuai harapan.

“Mau menang, mau kalah, mereka sudah berupaya. Saya ada bersama dengan semua pemain. Jadi kita akan terus support dan kita akan dukung terus anak-anak kita untuk berkembang lebih baik lagi,” ujar Nirmala.

Setelah kalah melawan Ulaanbaatar Amazons, Timnas Putri Indonesia lanjut bertanding menghadapi tim asal Thailand. Namun skuad Merah Putih harus berlapang dada lagi, kalah dengan skor 10-19.

Tim Nasional (Timnas) Basket 3×3 Putri Indonesia bertanding melawan tim asal Thailand pada laga FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026, Kamis (23/07/2026). (F: BatamNow)

Terpukau Kualitas Venue di Batam

Selain mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia, Nirmala mengaku terkesan dengan kualitas venue FIBA 3×3 yang disiapkan panitia pelaksana di bawah kepemimpinan Ketua Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi.

Menurutnya, arena pertandingan yang dibangun di Alun-alun Engku Putri tidak kalah dibandingkan venue-venue FIBA 3×3 di berbagai negara.

“Saya agak surprise kegiatan hari ini ternyata venue yang disiapkan sama Ketum Perbasi Kepri ini nggak kalah dengan venue-venue kelas dunia yang lain,” katanya.

Kesan positif serupa, lanjut Nirmala, juga disampaikan sejumlah delegasi FIBA dan atlet internasional yang telah tiba di Batam.

“Saya tadi sempat ngobrol juga sama FIBA yang ikut datang ke sini, yang ngurusin 3×3. Saya juga sempat ngobrol sama beberapa pemain, mereka sangat senang. Sama kayak saya, juga senang,” ujarnya.

Yang membuatnya semakin terkesan adalah seluruh persiapan dilakukan dalam waktu kurang dari tiga bulan sejak Batam resmi ditunjuk sebagai tuan rumah.

Menurut Nirmala, hasil yang terlihat saat ini menunjukkan kerja keras panitia, pemerintah daerah, sponsor, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan event internasional tersebut.

“Jadi saya pikir teman-teman di Kepri terima kasih juga untuk Pemda-nya, bapak gubernur, bapak wali kota, ibu wakil wali kota, yang terutama juga Perbasi Kepulauan Riau, Pak Suhadi, dan tim, semua sponsor, kita mengucapkan terima kasih banyak,” ucapnya.

Tim Nasional (Timnas) Basket 3×3 Putri Indonesia bertanding melawan tim asal Thailand pada laga FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026, Kamis (23/07/2026). (F: BatamNow)

Batam Dinilai Strategis untuk Event Dunia

Nirmala menjelaskan Batam dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari perkembangan sektor pariwisata hingga aksesibilitas yang mudah bagi peserta internasional.

Selain menjadi kawasan ekonomi yang terus berkembang, letak Batam yang berdekatan dengan Singapura dinilai memudahkan mobilitas atlet dan ofisial dari berbagai negara.

“Mereka landing, pakai ferry aja sekitar 50 menit kemudian sudah sampai sini. Jadi menurut FIBA 3×3 dan kita semua juga kelihatannya tidak terlalu susah untuk bagaimana mencapai ke sini,” katanya.

Ia berharap kesuksesan penyelenggaraan FIBA 3×3 Batam dapat semakin memperkuat posisi kota tersebut sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga dunia di masa mendatang.

Tim Nasional (Timnas) Basket 3×3 Putri Indonesia bertanding melawan tim asal Thailand pada laga FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026, Kamis (23/07/2026). (F: BatamNow)

Bagian dari Misi Menuju Olimpiade

Lebih lanjut, Nirmala mengungkapkan bahwa penyelenggaraan FIBA 3×3 Women’s Series dan Challenger di Batam merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perbasi untuk meningkatkan prestasi basket 3×3 Indonesia menuju Olimpiade.

“Kita punya grand–design besar, kita mau go to Olimpic. Kita mencoba semaksimal mungkin, makanya kita gelar Women’s Series, kemudian juga Challenger di beberapa kota-kota beberapa tahun ke depan juga akan sama,” ujarnya.

Menurutnya, turnamen di Batam juga menjadi bagian dari pemusatan latihan (training camp/ TC) Timnas Indonesia menjelang ASEAN Games yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Ini bagian dari uji cobanya mereka juga, selain buat ngumpulin poinnya kita menuju Olimpic. Jadi kita melakukan yang terbaik, semaksimal mungkin untuk kita bisa dapetin hasil yang lebih baik,” katanya.

Suhadi: Batam Siap Jadi Barometer Sport Tourism

Sementara itu, Ketua Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi, optimistis penyelenggaraan FIBA 3×3 Batam akan berlangsung sukses hingga hari terakhir pertandingan.

Ia menegaskan seluruh fasilitas telah disiapkan sesuai standar internasional dan siap mendukung jalannya kompetisi selama empat hari.

“Kami telah menyiapkan venue dengan bertaraf internasional. Semoga pelaksanaan 4 hari ke depan akan berjalan lancar,” ujarnya.

Suhadi juga mengajak masyarakat Kepulauan Riau, khususnya warga Batam, untuk datang langsung menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan Batam menjadi tuan rumah FIBA 3×3 akan menjadi bukti bahwa kota ini mampu menyelenggarakan event olahraga internasional sekaligus memperkuat citra Batam sebagai destinasi sport tourism.

“Batam akan menjadi suatu barometer bahwa kita mampu melaksanakan kegiatan internasional. Dan ini adalah salah satu promo yang memberikan efek direct maupun indirect. Jadi tidak bisa kita langsung lihat satu dua hari saja, tapi ke depan bahwa Batam ini adalah kota industri dan juga sebagai destinasi sport tourism,” katanya.

Untuk mendukung penyelenggaraan, panitia membangun arena pertandingan berkapasitas sekitar 850 penonton, lebih besar dari syarat minimal FIBA yang hanya 400 kursi.

Namun, sesuai regulasi FIBA, penjualan tiket dibatasi maksimal 80 persen dari kapasitas tribun karena sebagian kursi dialokasikan untuk tamu VIP dan kebutuhan penyelenggara. (H)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Ketegasan Li Claudia Chandra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com